Komisi Turun Jadi 8%, Gojek Turunkan Tarif Ojol GoRide Agar Tetap Terjangkau
Gojek mulai menerapkan komisi 8% untuk layanan transportasi penumpang roda dua atau ojol per 1 Juli. Namun bersamaan dengan itu, perusahaan juga menyesuaikan tarif dasar perjalanan GoRide Reguler menjadi lebih rendah.
Berdasarkan tangkapan layar (screenshot) informasi komunikasi yang dikirimkan Gojek kepada semua driver per 1 Juli, yang diperoleh Katadata.co.id, perubahan itu dilakukan agar tarif yang dibayarkan pelanggan tetap terjangkau bagi pelanggan.
"Mulai 1 Juli, Gojek akan melakukan penyesuaian skema komisi untuk semua layanan GoRide (GoRide Reguler, Comfort, Hemat, Instant, dan EV)," tulis perusahaan dalam notifikasi kepada mitra pengemudi.
Gojek berupaya menjaga keseimbangan antara penghasilan mitra dan keterjangkauan tarif bagi pelanggan. "Kami berupaya agar penghasilan mitra tetap stabil dari keseluruhan trip yang diperoleh setiap harinya. Oleh karena itu, kami menjaga tarif yang dibayarkan Pplanggan tetap terjangkau agar jumlah trip terjaga dan berkelanjutan," demikian dikutip.
Perubahan itu merupakan tindak lanjut dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang menurunkan komisi layanan pengantaran orang roda dua dari maksimal 20% menjadi 8% mulai 1 Juli.
Tarif Dasar GoRide Reguler Diturunkan
Dalam ilustrasi yang disampaikan kepada mitra, Gojek menunjukkan perubahan struktur tarif GoRide Reguler. Contohnya sebagai berikut:
| Dulu | Sekarang | |
| Tarif Perjalanan | Rp 13.000 | Rp 11.500 (Tarif dasar menjadi lebih rendah) |
| Biaya Jasa Aplikasi | Rp 2.000 | Rp 2.000 |
| Promo | -Rp 1.500 | (Tidak ada promo) |
| Total Tarif Pelanggan | Rp 13.500 | Rp 13.500 |
| Total Penghasilan Mitra | Rp 10.400 (80% dari Tarif Perjalanan) | Rp 10.580 (92% dari Tarif Perjalanan) |
Sementara ilutrasi pendapatan yang diperoleh Gojek sebagai berikut:
| Dulu | Sekarang | |
| Komisi Gojek | Rp 2.600 (20% dari Tarif Perjalanan) | Rp 920 (8% dari Tarif Perjalanan) |
| Biaya Jasa Aplikasi | Rp 2.000 | Rp 2.000 |
| Promo untuk Pelanggan | -Rp 1.500 | - |
| Total Pendapatan Gojek | Rp 3.100 | Rp 2.920 |
Meski begitu, besaran tarif tersebut masih sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 667 Tahun 2022. Berikut besaran tarif ojol:
GoRide Hemat Ikut Disesuaikan
Selain GoRide Reguler, Gojek menampilkan ilustrasi perubahan pada layanan GoRide Hemat, sebagai berikut:
| Biaya langganan Gacor dihapus sesuai aspirasi mitra | Dulu | Sekarang |
| Untuk penumpang | ||
| Tarif Perjalanan | Rp 10.500 | Rp 11.100 |
| Promo | -Rp 3.500 | -Rp2.100 |
| Total Tarif Pelanggan | Rp 7.000 | Rp 9.000 |
| Untuk pengemudi ojol | ||
| Penghasilan Mitra | Rp 10.500 (100% dari Tarif Perjalanan) | Rp 10.212 (92% dari Tarif Perjalanan) |
| Biaya Langganan Gacor | -Rp 1.500 | - |
| Total Penghasilan Mitra | Rp 9.000 | Rp 10.212 |
Sementara ilustrasi pendapatan yang diperoleh Gojek sebagai berikut:
| Dulu | Sekarang | |
| Komisi Gojek | Rp 0 (0% dari Tarif Perjalanan) | Rp 888 (8% dari Tarif Perjalanan) |
| Biaya Langganan Gacor | Rp 1.500 | - |
| Promo untuk Pelanggan | -Rp 3.500 | -Rp 2.100 |
| Pendapatan Gojek | -Rp 2.000 | -Rp 1.212 |
Gojek menyebut tampilan layanan di aplikasi pelanggan berubah dari GoRide Hemat menjadi "GoRide MURAAAH". Sementara itu, GoRide Reguler menjadi “GoRide CEPAAAT”.
DPR Soroti Tarif yang Justru Turun
Meski komisi turun menjadi 8%, implementasi kebijakan di lapangan memunculkan perhatian dari DPR.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta Kementerian Perhubungan segera menerbitkan aturan teknis agar kebijakan tersebut tidak merugikan pengemudi. Menurut dia, sejumlah aplikator justru menurunkan tarif perjalanan sehingga pendapatan pengemudi ikut terpengaruh.
"Karena pengusahanya menurunkan tarif, akhirnya pendapatan pengemudi turun. Yang diuntungkan justru pelanggan atau konsumen," kata Cucun.
Katadata.co.id juga mencatat adanya keluhan dari sebagian pengemudi yang menilai penurunan komisi belum tentu otomatis meningkatkan pendapatan apabila diikuti perubahan tarif perjalanan. Seorang pengemudi bernama Yosep menemukan perbedaan perhitungan pendapatan setelah kebijakan baru diterapkan.
Menurutnya, saat potongan komisi masih 20%, pendapatan bersih yang ia dapatkan Rp 10.400. Namun saat komisinya jadi 8%, dari total perjalanan jarak dekat Rp 11.100, pendapatan bersih yang ia dapatkan lebih kecil.
Di akhir pemberitahuannya kepada mitra, Gojek menyatakan bahwa berbagai manfaat dan apresiasi bagi pengemudi akan tetap berjalan sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung mitra dan keluarganya dalam jangka panjang.
