34 Juta Data Paspor WNI Diduga Bocor, Dirjen Imigrasi Lakukan Ini

Lavinda
Oleh Lavinda
5 Juli 2023, 17:40
Paspor
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Petugas menunjukkan perbedaan Paspor Elektronik atau e-passport (kiri) dengan paspor biasa saat penerbitan Paspor Elektronik perdana di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu (20/11/2019).

Sebanyak 34 juta data paspor warga negara Indonesia dikabarkan bocor dan diperjualbelikan di situs bjork.ai. Data yang tersebar ke publik merupakan data pemerintah pada periode 2009-2020.

Hal ini diungkapkan Konsultan Keamanan Siber Teguh Aprianto dalam cuitan di akun Twitter-nya @secgron. "Buat yang sudah punya paspor, selamat karena 34 juta data paspor baru saja dibocorkan dan diperjualbelikan." 

"Data yang dipastikan bocor di antaranya nomor paspor, tanggal berlaku paspor, nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin dan lain-lain. Ini @kemkominfo sama @BSSN_RI selama ini ngapain aja ya?" ujar Teguh, Rabu (5/7).

Pria yang menjabat Founder Ethical Hacker Indonesia itu menjelaskan pelaku juga memberikan sampel sebanyak 1 juta data di portal tersebut.

"Jika dilihat dari data sampel yang diberikan, data tersebut terlihat valid, waktu berlakunya dari 2009-2020," tulisnya.

Menanggapi kabar tersebut, Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim mengatakan pihaknya sedang menyelidiki dugaan kasus kebocoran data tersebut.

Dia menegaskan basis data Direktorat Jenderal Imgrasi disimpan di server pemerintah yang bernama Pusat Data Nasional Kementerian Komunikasi dan Informatika atau PDN Kominfo. 

"Sedang diselidiki, yang jelas basis data kami disimpan di server pemerintah, namanya PDN Kominfo," kata Silmy saat dihubungi Katadata, Rabu (5/7).

Menurut dia, Tim PDN sedang membahas soal kebocoran data tersebut sore ini. "Direktorat Operasional Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN juga akan menelusuri kebenaran informasi tersebut," kata Silmy.

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...