Metaverse Diyakini Bisa Wujudkan Kolaborasi Kesenian Global

Lavinda
Oleh Lavinda
7 Juli 2023, 17:20
metaverse
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Pianis Jefri Setiawan (15) tampil dengan mata tertutup kain dalam konser pemecahan rekor di Universitas Yarsi, Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Teknologi metaverse diyakini dapat mentransformasikan kesenian menjadi kolaborasi global, sebab saat ini konsep dunia virtual dianggap mulai relevan untuk digunakan di dunia nyata.

"Dalam skenario metaverse seperti itu, tidak sulit membayangkan hasil transformatif  yang dapat dibawa oleh jaringan dunia virtual metaverse ke sistem komunikasi serta kolaborasi kesenian global," kata Pianis Ananda Sukarlan dalam keterangan tertulis yang diperoleh Antara, Jumat (7/7).

Advertisement

Untuk itu, Ananda mengimbau para praktisi teknologi di Indonesia tidak boleh ketinggalan dalam mengembangkan teknologi metaverse.

Hal itu disampaikan Ananda dalam perayaan ulang tahun Jakarta yang diadakan oleh platform media sosial berbasis teknologi blockchain Myriad.Social pada akhir Juni lalu di metaverse myriad.town.

CEO Myriad.Social Jean-Daniel Gauthier juga menyampaikan hal senada. Menurut dia, metaverse memiliki peran penting dari sisi budaya.

"Metaverse sebagai tempat maya dapat menjadi titik pertemuan antar budaya, yang juga memfasilitasi penyelenggaraan acara apapun untuk semua netizen," kata Daniel.

Meski demikian, menurut Daniel, dalam memastikan adopsi yang luas dan berkelanjutan dari metaverse, pengembangan solusi teknologi merupakan tantangan yang harus diatasi. Ini terutama yang memungkinkan partisipasi pengguna dengan beragam tingkat aksesibilitas secara mudah dan inklusif.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement