Aneka Penetrasi Huawei Mendorong Transformasi Digital di Indonesia

Muchamad Nafi
9 Desember 2023, 22:37
Aneka Penetrasi Huawei Mendorong Transformasi Digital di Indonesia
Katadata | Huawei
Aneka Penetrasi Huawei Mendorong Transformasi Digital di Indonesia

Huawei terus melebarkan sayap bisnisnya secara global, termasuk di Indonesia. Selama 23 tahun beroperasi di Tanah Air, perusahaan teknologi informasi asal Cina ini kian menancapkan pengaruhnya. Perusahaan yang berkantor pusat di Guangdong itu, misalnya, masuk ke sejumlah proyek strategis seperti Kereta Cepat Whoosh, pengembangan jaringan 5G, hingga ke lini bisnis cloud.

CEO Huawei Indonesia Guo Hailong menyatakan, berbagai aksi korporasi tersebut bagian dari komitmen Huawei untuk berpartisipasi dalam mendorong transformasi digital di Tanah Air agar tercapai visi Indonesia emas 2024. Untuk itu, perusahaannya senantiasa memperkuat sinergi dengan pemerintah, industri, dunia pendidikan, dan media.

Advertisement

“Tercapainya visi Indonesia emas 2045 ini akan mengokohkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terkemuka di dunia,” kata Guo Hailong dalam Huawei Media Camp 2023 di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 9 Desember 2023.

Menurut Guo Hailong, ada sejumlah langkah Huawei dalam berkontribusi memajukan Indonesia. Misalnya, terobosan inovasi teknologi dan layanan yang terus dikembangkan oleh seluruh lini bisnis Huawei, dari grup bisnis carrier network, enterprise, consumer, cloud, hingga digital power.

Aksi ini selaras dengan komitmen global Huawei yang melibatkan para mitra dan pemangku kepentingan dalam meletakkan fondasi untuk penguatan ekonomi digital. Upaya ini, misalnya, mencakup percepatan transformasi digital di berbagai sektor, mendorong pembangunan ramah lingkungan melalui utilisasi teknologi, dan memperkuat keamanan siber dan perlindungan data pribadi.

Selain itu, “Membina kompetensi talenta digital untuk menjembatani kesenjangan digital serta memupuk kolaborasi untuk menjajaki peluang-peluang di masa depan,” ujar dia.

Upaya Huawei Menciptakan Konektivitas Modern di Indonesia

Saat ini, konektivitas digital modern dinilai krusial dalam menyongsong era 5.0. Peran koneksi internet tak hanya membantu proses komunikasi, tetapi juga menunjang keterhubungan pada infrastruktur fisik. Karena itu, percepatan implementasi 5G menjadi fokus Huawei dalam mendukung proses transformasi digital di banyak negara. 

Keunggulan Huawei dalam teknologi 5G telah membantu pembangunan jaringan 5G di 10 kota teratas di dunia dalam hal kecepatan koneksi jaringan. Huawei juga telah bekerja sama dengan 400 operator selular dalam menyediakan produk data storage dan solusi berbasis 5G. Pembangunan konektivitas 5G oleh Huawei turut menjadi urat nadi bagi penduduk di 700 smart city yang tersebar di lebih 100 negara dan regional.

Dari sisi perangkat keras, perusahaan tersebut juga terus membuat terobosan dalam memproduksi ponsel pintar. Di awal tahun lalu, Apple memang masih mendominasi pasar smartphone 5G secara global.

Data Newzoo menunjukkan, Apple menguasai pangsa pasar smartphone 5G hingg 47,41 % per Februari 2022. Samsung berada di urutan kedua yang merengkuh 17,27 % pasar smartphone 5G, dan Huawei menyusul di posisi ketiga sebesar 15,15 %.

Dalam pengembagan jaringan di Indonesia, Huawei bersama Masyarakat Telematika Indonesia dan Telkomsel membangun jaringan 5G di Solo Technopark. Kolaborasi ini berbarengan dengan konferensi tingkat tinggi yang membahas eksplorasi 5G live use case terintegrasi sekaligus perkembangan 5G di seluruh dunia. Misalnya terkait penerapan jaringan, pengembangan pengguna, pembangunan ekosistem, pengalaman digital, aplikasi industri, dan nilai bisnis. 

Selain jaringan 5G, Huawei masuk pada jaringan Kereta Cepat Whoosh untuk menciptakan konektivitas modern bagi masyarakat urban Jakarta dan Bandung. Dukungan ini menjadi kontribusi Huawei terhadap ekspansi infrastruktur pemerintah yang mampu menciptakan efek berantai bagi perekonomian nasional.

Pada proyek KA Cepat Whoosh tersebut, Huawei dan China Railway Signal and Communications (CRSC) berkolaborasi untuk membangun jaringan komunikasi berteknologi nirkabel di frekuensi 900 Mhz. Juga dalam sistem transmisi persinyalan serta data center untuk menunjang operasional di KA Cepat Whoosh yang memiliki jalur 142,3 kilometer.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement