Konten Viral Berujung Sekuriti Dipecat, Kominfo Bagikan Etika Medsos

Desy Setyowati
10 Juni 2024, 11:50
kominfo, sekuriti dipecat karena pukul anjing, viral di media sosial,
123rf
Media sosial
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Viral sekuriti mal Plaza Indonesia dipecat usai video dirinya memukul anjing beredar di media sosial. Kominfo atau Kementerian Komunikasi dan Informatika membagikan etika dalam membagikan unggahan di dunia maya.

Selebritas Robby Purba awalnya mengunggah ulang konten video yang menampilkan sekuriti di Plaza Indonesia memukul anjing. Unggahan ini kemudian diunggah berkali-kali oleh banyak akun di media sosial.

Plaza Indonesia pun merespons konten viral tersebut dan memutuskan kontrak kerja sama dengan vendor yang menaungi sekuriti tersebut.

Setelah itu muncul video berbeda yang menampilkan gambar CCTV. Video ini menunjukkan bahwa anjing tersebut menyerang anak kucing, dan dipisahkan oleh sekuriti tersebut.

Selang beberapa menit, sekuriti tersebut kembali memukul anjing meski sudah tidak menyerang kucing. Momen ini yang terekam dan disebarluaskan di media sosial hingga viral.

Pada November 2023, Kominfo membagikan etika dalam membagikan konten di media sosial agar tidak menimbulkan huru hara. Berikut rinciannya:

  • Cek terlebih dahulu informasi sebelum menyebarluaskan informasi di media sosial
  • Tidak menyebarkan informasi sensitif seperti mengandung unsur Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan alias SARA maupun menyinggung pihak lain
  • Menggunakan bahasa yang sopan dan tidak multitafsir
  • Menghargai karya orang lain dengan mencantumkan sumber informasi
  • Jangan menyebarkan informasi pribadi orang lain
  • Meminta izin jika ingin menyebarluaskan tangkapan layar alias screenshot percakapan alias chat orang lain

“Etika digital ini salah satu keterampilan literasi digital yang perlu kamu miliki,” kata Kominfo melalui akun Instagram.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
A post shared by Kementerian Kominfo (@kemenkominfo)

Kominfo juga mengingatkan warganet untuk tidak membuat konten yang menampilkan kekerasan seperti menyakiti diri sendiri, perundungan, pelecehan, dan perilaku kebencian.

Selain itu, tidak menyebarluaskan informasi pribadi seperti nomor telepon, alamat, status atau informasi keuangan pribadi, lokasi terkini maupun data pribadi lainnya.

“Mulai sekarang, pikirkan kembali apakah hal-hal yang kita bagikan di media sosial memang aman untuk diketahui oleh orang lain. Jangan sampai, apa yang kami bagikan justru membahayakan diri kamu sendiri,” ujar Kominfo.

Terkait sekuriti dipecat setelah video pemukulan anjing beredar, selebritas Robby Purba meminta maaf melalui akun Instagram. Ia menyatakan, video ini dibuat tanpa ada paksaan.

“Sebagai bapak dari anjing ras shih tzu dan belasan kucing yang aku rescue, tentu saja aku tidak mendukung kekerasan terhadap hewan, baik itu verbal maupun nonverbal," kata Robby Purba melalui akun Instagram.

"Aku memang tidak membayangkan efeknya menjadi sebesar ini setelah video tersebut viral," kata dia. “Sejak menyaksikan video klarifikasi (sekuriti), seharusnya hati aku bisa lebih terbuka untuk menerima semua tanpa harus mencari pembenaran dan pembelaan.”

Robby Purba menyesali perbuatannya, dan menyadari dampak atas unggahan ulang konten yang ia lakukan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...