Kominfo Lantik Peneliti Bandung Hokky Situngkir Jadi Dirjen Aptika

Lenny Septiani
19 Juli 2024, 13:27
kominfo, dirjen aptika,
Dok Istimewa
Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi
Button AI Summarize

Kominfo atau Kementerian Komunikasi dan Informatika melantik peneliti yang berbasis di Bandung Hokky Situngkir sebagai direktur jenderal aplikasi dan informatika alias dirjen aptika.

Dirjen aptika sebelumnya yakni Semuel Abrijani Pangerapan mengundurkan diri pada awal Juli (4/7) terkait peretasan Pusat Data Nasional Sementara 2 Surabaya. Tugas Semuel kemudian diemban oleh Ismail sebagai pelaksana tugas atau plt, sekaligus Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI).

Kini Kominfo melantik Hokky Situngkir sebagai dirjen aptika Kominfo. “Betul,” kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Usman Kansong kepada Katadata.co.id, Jumat (19/7).

Berdasarkan laman LinkedIn, Hokky Situngkir menjabat sebagai peneliti Bandung Fe Institute atau BFI sejak 2003 dan komisioner selama 2016 - 2021. BFI merupakan lembaga riset kompleksitas yang melakukan kajian terhadap berbagai fenomena, khususnya sosial, dengan pendekatan ilmiah dari berbagai bidang keilmuan.

Hokky Situngkir juga menjabat sebagai director of center for complexity studies Surya University sejak Februari 2013. Ia menempati posisi advisor di Sobat Budaya Foundation sejak Oktober 2014.

Ia juga pernah menjabat sebagai senior information technology advisor di Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN selama 2019 – 2020.

Sementara itu, Semuel Abrijani Pangerapan mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas peretasan Pusat Data Nasional Sementara 2 Surabaya. "Tidak terasa sudah delapan tahun saya bertemu teman-teman (jurnalis). Semua ada waktunya, ini waktunya saya berpisah,” ujar Semuel di kantornya, Jakarta, Kamis (4/7).

Dirjen Aptika Kominfo itu mengundurkan diri karena Pusat Data Nasional Sementara 2 Surabaya diretas. “Bagaimana pun ini tanggung jawab saya sebagai dirjen pengampu, saya mengambil tanggung jawab ini secara moral karena ini masalah yang harus saya tangani,” ujar Semuel.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Hary Budiarto menyampaikan proses penggantian posisi dirjen aptika membutuhkan proses yang panjang dan perlu konsultasi terkait penyelesaian peretasan Pusat Data Nasional Sementara 2 Surabaya.

“Prosesnya panjang, untuk Aparatur Sipil Negara atau ASN pimpinan itu biasanya ada pengumuman dan seleksi,” ujar Hary kepada media di kantor Kominfo di Jakarta, Jumat (5/7).

Reporter: Lenny Septiani

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...