Google Jadi Raksasa Teknologi Paling Banyak Didenda 2024, Rp 47 Triliun

Unsplash
Ilustrasi google
Ringkasan
- Google merupakan perusahaan teknologi yang dikenakan denda terbanyak pada tahun 2024, sebesar US$ 2,9 miliar atau Rp 47,3 triliun.
- Meski denda tersebut besar, Google memiliki arus kas bebas yang cukup untuk melunasinya, karena hanya bernilai kecil dibandingkan dengan nilai US$ 47,9 miliar selama Januari-September 2024.
- Apple juga memiliki kemampuan finansial yang kuat untuk menghadapi denda sebesar US$ 2,1 miliar atau Rp 34,2 triliun, dengan arus kas bebas US$ 108,81 miliar atau Rp 1.777 triliun pada tahun 2024.
Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI

Google menjadi perusahaan teknologi yang didenda paling banyak selama 2024, yakni US$ 2,9 miliar atau Rp 47,3 triliun (kurs Rp 16.332 per US$).
Berikut daftar perusahaan teknologi yang didenda paling besar selama tahun lalu, menurut data Proton:
- Google US$ 2,9 miliar atau Rp 47,3 triliun
- Apple US$ 2,1 miliar atau Rp 34,2 triliun
- Microsoft US$ 1,6 miliar atau Rp 26,1 triliun
- Meta US$ 1,4 miliar atau Rp 22,8 triliun
- Amazon US$ 57,5 juta atau Rp 939,2 miliar
Meskipun jumlah denda terlihat signifikan, nilainya kecil dibandingkan arus kas bebas induk Google Alphabet US$ 47,9 miliar selama Januari - September 2024. Dengan aliran dana ini, Google mampu melunasi denda.
Apple juga memiliki kemampuan finansial yang cukup kuat untuk menghadapi denda. Arus kas bebas US$ 108,81 miliar atau Rp 1.777 triliun pada 2024. Produsen iPhone ini hanya membutuhkan kurang dari delapan hari untuk melunasi total denda.
Reporter: Kamila Meilina
Editor: Desy Setyowati