Daftar 10 Pekerjaan Paling Dibutuhkan dalam 5 Tahun ke Depan di Tengah Tren AI
Setidaknya ada 10 daftar pekerjaan yang dinilai paling dibutuhkan dalam lima tahun depan di tengah tren kecerdasan buatan atau AI, menurut laporan World Economic Forum atau WEF berjudul ‘Future of Jobs 2025’.
WEF memperkirakan sebanyak 170 juta pekerjaan baru akan tercipta secara global hingga 2030. Angka ini setara dengan sekitar 14% dari total pekerjaan saat ini.
Akan tetapi, pada saat yang sama, sebanyak 92 juta pekerjaan akan tergantikan oleh otomatisasi dan perubahan struktur ekonomi. Secara bersih, hal ini berarti peningkatan 78 juta pekerjaan baru yang relevan dengan masa depan.
WEF mencatat sektor teknologi mendominasi secara persentase pertumbuhan tertinggi. Sebab, pekerjaan ini berkembang karena transformasi digital yang semakin cepat, adopsi sistem otomatisasi dan AI di berbagai sektor industri, serta kebutuhan organisasi untuk mengambil keputusan berbasis data yang lebih presisi.
“Menurut para eksekutif yang disurvei, peran pekerjaan yang tumbuh paling cepat pada 2030, dalam persentase, cenderung didorong oleh perkembangan teknologi, seperti kemajuan dalam AI dan robotika serta peningkatan akses digital,” demikian tertulis dalam laporan.
Berdasarkan survei terhadap kalangan eksekutif perusahaan global, WEF memprediksi profesi spesialis big data semakin banyak dibutuhkan, dengan tingkat pertumbuhan 113% selama 2025 - 2030.
Berikut daftar pekerjaan yang diramal dibutuhkan dalam lima tahun ke depan:
- Spesialis Big Data – 113%
- Insinyur Fintech – 94%
- Spesialis AI & Machine Learning – 82%
- Pengembang Perangkat Lunak & Aplikasi – 57%
- Spesialis Keamanan Siber – 52,5%
- Spesialis Manajemen Data – 48%
- Insinyur Kendaraan Otonom & Listrik – 47,5%
- Desainer UI & UX – 45%
- Pengemudi Layanan Pengiriman – 42%
- Spesialis Internet of Things (IoT) – 41,5%
Tidak hanya sektor teknologi murni seperti AI dan big data yang mengalami pertumbuhan, pekerjaan di bidang keamanan dan energi terbarukan juga termasuk dalam daftar peran dengan pertumbuhan tercepat hingga 2030.
