Kerja Sama dengan Korsel, Komdigi Buat Pelatihan Digital Academy AI

Kamila Meilina
5 Juni 2025, 20:15
Sejumlah siswa mencoba permainan pada AI and Robotic Innovation Expo 2024 di Pluit Village Mall, Jakarta, Jumat (25/10/2024).
ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adh
Sejumlah siswa mencoba permainan pada AI and Robotic Innovation Expo 2024 di Pluit Village Mall, Jakarta, Jumat (25/10/2024).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar kerja sama dengan ASEAN Digital Academy untuk menghadirkan program Korea-ASEAN Digital Academy (KADA) 2025. Program ini merupakan bagian dari kerja sama pemerintah Indonesia dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA) dalam bidang infrastruktur Digital Talent Center yang dibangun melalui kerja sama Indonesia-Korea. 

Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, menegaskan komitmen ini sebagai upaya dalam mencetak dan mengembangkan talenta digital. Program ini akan mendidik sebanyak 60 peserta pada tahap awal pelaksanaannya. Jumlah peserta pada tahap awal ini merupakan hasil penjaringan terhadap total 160 peserta yang mendaftar. 

 “Ini program untuk melanjutkan kerjasama kita dengan Korea seperti kita ketahui bahwa Digital Talent Center yang di Cikarang ini juga berkat kerjasama kita dengan Korea,” kata Nezar, dalam acara Opening Ceremony Korea-ASEAN Digital Academy (KADA), di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (5/6). 

 Program akan berlangsung selama 2,5 bulan dengan fokus pada peningkatan keterampilan praktis dan kesiapan kerja di bidang teknologi, termasuk pemrograman Python, kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI), hingga komputasi awan. 

Ia menjelaskan program ini bertujuan memberikan dasar-dasar pengetahuan digital. Para peserta yang telah lolos akan mendapatkan serta sertifikasi keahlian khusus dalam bidang informatika.

 “Penyelenggara dari Elice juga membantu lulusannya untuk bekerja baik di perusahaan multinasional, maupun perusahaan Korea,” kata Nezar. 

Nezar mengatakan yang membedakan KADA dari program pelatihan lainnya adalah pendekatan end-to-end yang diterapkan Elice. Nantinya, Elice akan membantu penyaluran kerja hingga mencapai 50% lulusannya melalui jaringan mitra industri mereka. 



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...