Supermoon Terbesar Beaver Moon Akan Terlihat Mulai Malam Ini
Supermoon terbesar dan tercerah akan menghiasai langit pada 4 – 6 November. Bulan purnama ini disebut Beaver Moon.
Beaver Moon merupakan supermoon paling dekat dengan Bumi. Menurut data AstroPixels, jarak bulan dengan Bumi sekitar 356.980 kilometer, lebih dekat dari jarak rata-rata 384.400 kilometer.
Hal itu membuat supermoon kali ini 14% lebih besar dan 30% lebih cerah dibandingkan purnama biasa yang terjadi di titik terjauh orbit alias posisi apogee.
Bulan disebut supermoon ketika bulan purnama atau bulan baru berada pada titik terdekat Bulan dengan Bumi, yang dikenal sebagai perigee. Orbit Bulan yang berbentuk seperti telur, ada titik-titik di sepanjang orbitnya yang membawanya lebih dekat atau lebih jauh dari Bumi.
Beaver Moon merupakan supermoon kedua dari tiga supermoon yang terjadi sepanjang tahun ini. Sebelumnya terjadi pada 6 - 7 Oktober yakni Harvest Supermoon. Supermoon berikutnya akan terjadi pada 5 Desember.
Supermoon Beaver akan mulai terbit dari arah timur laut sekitar pukul 15.30 waktu setempat, sedikit setelah matahari terbenam, dan akan tampak penuh hingga dini hari sebelum terbenam di barat.
Fase paling terang dari supermoon Beaver diperkirakan terjadi pada Rabu, 5 November.
Selain keindahan Bulan, langit pada malam supermoon akan menampilkan gugus bintang Pleiades dan Hyades, serta rasi Orion dengan planet Jupiter dan Saturnus yang tampak terang di langit timur dan barat daya.
Melansir LiveScienve, bulan akan terlihat dengan mata telanjang. Pengamat langit disarankan mencari lokasi dengan cakrawala timur laut yang terbuka agar dapat menyaksikan Bulan terbit dalam kondisi terbaik.
