Israel Jajaki Kerja Sama dengan Volkswagen Produksi Senjata untuk Perang Iran

Rahayu Subekti
26 Maret 2026, 13:47
Sistem anti-rudal Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza ke arah Israel, seperti yang terlihat dari Ashkelon, Israel, Jumat (14/5/2021).
ANTARA FOTO/REUTERS/Amir Cohen/WSJ/sa.
Sistem anti-rudal Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza ke arah Israel, seperti yang terlihat dari Ashkelon, Israel, Jumat (14/5/2021).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Israel dikabarkan tengah menjajaki kerja sama dengan raksasa otomotif Jerman yakni Volkswagen untuk memproduksi sistem pertahanan dan alat senjata menghadapi Iran.

Berdasarkan laporan Financial Times yang dikutip Reuters pada Selasa (24/3), Volkswagen bernegosiasi dengan perusahaan pertahanan Israel, Rafael Advanced Defence Systems. Sumber Financial Times mengatakan, Kerjasama tersebut terkait pengalihan pabrik produsen kendaraan ke produksi sistem pertahanan rudal.

Dalam skema yang sedang dibahas, Volkswagen akan berperan sebagai pemasok komponen penting yang menopang operasional sistem pertahanan rudal. Meski tidak memproduksi rudal secara langsung, keterlibatan Volkswagen tetap krusial dalam ekosistem mesin perang modern.

Mengutip Ynet Global, perusahaan mobil ini berencana memproduksi truk pengangkut rudal pencegat, komponen peluncur, hingga generator listrik. Ini merupakan elemen vital yang memastikan sistem pertahanan dapat beroperasi di lapangan.

Kerja sama ini menandai pergeseran signifikan: dari produsen mobil sipil menjadi bagian dari rantai industri militer. Di tengah meningkatnya kebutuhan pertahanan Israel, keterlibatan perusahaan global seperti Volkswagen menunjukkan bagaimana konflik modern tak hanya melibatkan negara, tetapi juga korporasi multinasional.

Di sisi lain, proyek ini juga membawa kepentingan ekonomi. Pabrik Volkswagen di Osnabruck sebelumnya terancam pengurangan tenaga kerja. Jika terealisasi, kesepakatan ini juga bisa membantu Volkswagen menghindari pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap 2.300 pekerja.

PHK ini berpotensi terjadi karena keputusan untuk menghentikan produksi mobil di pabrik tersebut telah dibuat beberapa tahun yang lalu. Fasilitas tersebut saat ini memproduksi T-Roc Cabriolet, sebuah SUV convertible kompak yang didasarkan pada model yang sebelumnya dipasarkan di Israel.

Volkswagen pernah mengeluarkan versi khusus dari model-model seperti Transporter dan Crafter yang digunakan oleh layanan darurat dan beberapa militer Eropa, serta versi sasis dari pickup Amarok.

Secara historis, Volkswagen memproduksi kendaraan off-road yang digunakan oleh angkatan bersenjata saat perang dunia kedua. Di antaranya Type 181 antara 1968 dan 1983, serta Iltis pada awal 1980-an yang juga berkompetisi di Reli Paris-Dakar.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...