Anthropic Pesaing ChatGPT Akan IPO, Valuasi Capai Rp 17.257 Triliun

Rahayu Subekti
2 Juni 2026, 09:59
Anthropic Claude ipo, chatgpt,
ChatGPT, Katadata/Desy Setyowati
Anthropic Claude
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Anthropic mengumumkan rencana untuk mencatatkan saham perdana atau initial public offering (IPO). Valuasi pembuat Claude AI ini US$ 965 miliar atau Rp 17.257 triliun (kurs Rp 17.883 per dolar AS) berdasarkan pendanaan terakhir dari investor swasta, atau melampaui OpenAI ChatGPT sekitar US$ 852 miliar atau Rp 15.238,3 triliun.

Pembuat AI Claude itu menyatakan telah mengajukan dokumen secara rahasia kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk melaksanakan IPO tahun ini. Meski demikian, perusahaan belum mengungkap jumlah saham yang akan dilepas maupun kisaran harga yang akan ditawarkan kepada investor.

Anthropic didirikan pada 2021 oleh CEO Dario Amodei bersama sejumlah mantan eksekutif OpenAI. Sejak berdiri, perusahaan berkembang menjadi salah satu rival utama OpenAI dalam perlombaan mengembangkan teknologi AI generatif.

Persaingan antara kedua perusahaan semakin menarik karena OpenAI juga dikabarkan akan IPO dalam waktu dekat. Namun, CEO OpenAI Sam Altman menegaskan perusahaannya tidak terburu-buru untuk melantai di bursa.

Analis menilai siapa pun yang lebih dulu IPO, berpotensi membentuk standar baru dalam penilaian perusahaan AI generatif. "Baik Anthropic maupun OpenAI tidak ingin menjadi perusahaan AI besar terakhir yang melakukan pencatatan saham," ujar pemimpin pasar modal ekuitas di Mergermarket Troy Hooper, dikutip dari BBC, Selasa (2/6).

Menurut Hooper, perusahaan yang lebih dulu IPO memiliki peluang besar untuk menentukan bagaimana investor publik menilai bisnis AI generatif di masa depan.

"Perusahaan pertama memiliki peluang nyata untuk menentukan bagaimana pasar publik menilai AI generatif, sekaligus menetapkan tolok ukur yang akan digunakan investor untuk mengukur perusahaan lain," katanya.

Analis riset PitchBook Harrison Rolfes juga menilai IPO Anthropic akan menjadi salah satu penawaran saham paling disorot dalam sejarah industri teknologi. "IPO Anthropic akan menjadi penawaran publik yang paling diawasi dalam sejarah teknologi," kata Rolfes.

Ia menjelaskan investor akan mencermati secara detail margin bisnis, pertumbuhan penjualan, serta profitabilitas perusahaan untuk memastikan apakah valuasi raksasa AI saat ini benar-benar memiliki dasar ekonomi yang kuat.

Rolfes juga menyoroti momentum IPO Anthropic yang berdekatan dengan rencana pencatatan saham SpaceX milik Elon Musk. "Kedua perusahaan tersebut mewakili konsentrasi modal pra-IPO terbesar yang pernah dibawa ke pasar secara bersamaan," ujarnya.

Meski sempat menghadapi ketegangan dengan pemerintah AS terkait penggunaan teknologi AI dalam kontrak pertahanan, Anthropic tetap menunjukkan pertumbuhan bisnis yang kuat. Perusahaan bahkan disebut telah memberi tahu investor bahwa mereka memperkirakan dapat mencetak keuntungan pada paruh pertama tahun ini berkat peningkatan penjualan layanan Claude dan produk AI lainnya.

Jika target tersebut tercapai, Anthropic akan memiliki keunggulan dibanding sejumlah pesaing besar di industri AI. Saat ini baik OpenAI maupun SpaceX masih belum membukukan keuntungan.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...