Komdigi Lantik Pejabat Baru Direktur AI, Apa Tugasnya?

Desy Setyowati
29 Juli 2026, 17:18
komdigi, ismail,
Komdigi
Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Ismail
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sebagai bagian dari penguatan organisasi untuk mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu posisi yang diisi yakni Direktur Kecerdasan Artifisial (AI) dan Ekosistem Teknologi Baru.

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Ismail melantik Said Mirza Pahlevi sebagai Direktur AI dan Ekosistem Teknologi Baru. Selain itu, Komdigi melantik Gunawan Hutagalung sebagai Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital, Aju Widya Sari sebagai Direktur Tata Kelola Ekosistem Digital, Rina M. sebagai Sekretaris Komisi Penyiaran Indonesia, serta Umri sebagai Direktur Pos dan Penyiaran.

Melalui pengisian jabatan strategis tersebut, Komdigi menargetkan layanan pemerintah yang semakin mudah diakses, cepat, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ismail mengatakan para pejabat yang baru dilantik memiliki peran penting dalam memastikan setiap program dan layanan Komdigi menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat.

"Pejabat yang baru dilantik memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pelayanan di Komdigi semakin baik. Ukurannya bukan hanya program berjalan, tetapi bagaimana masyarakat merasakan layanan yang lebih mudah, proses yang lebih cepat, dan manfaat yang lebih nyata," ujar Ismail dalam keterangan pers, Rabu (29/7).

Menurut Ismail, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan pembangunan teknologi, tetapi juga bagaimana pemerintah menghadirkan pengalaman layanan yang lebih sederhana serta memberikan kepastian kepada masyarakat maupun pelaku usaha.

Ia mengatakan sektor telekomunikasi, penyiaran, pos, hingga ekosistem digital membutuhkan tata kelola yang responsif agar setiap proses pelayanan dapat berjalan secara efektif.

"Kita ingin masyarakat dan pelaku usaha mendapatkan kepastian. Mereka harus mengetahui proses pengajuan sudah sampai di mana, apa kendalanya, dan bagaimana penyelesaiannya. Teknologi harus membantu dalam menghadirkan pelayanan yang cepat dan transparan," katanya.

AI untuk Tingkatkan Layanan Publik

Ismail tidak memerinci tugas masing-masing jabatan, termasuk Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru. Namun ia secara khusus meminta jajaran baru Komdigi memperkuat pemanfaatan AI dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Menurut dia, AI harus menjadi instrumen yang membantu pemerintah menyelesaikan persoalan masyarakat, mempercepat proses kerja, serta meningkatkan akurasi pelayanan.

"Kita tidak membangun AI hanya untuk mengikuti tren. Kita harus memastikan teknologi ini memberikan manfaat nyata, baik untuk pelayanan publik, industri, maupun masyarakat luas," ujarnya.

Selain meningkatkan pelayanan publik, Ismail menekankan pentingnya pembangunan ekosistem digital yang melibatkan pemerintah, industri, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Menurut dia, Indonesia harus mampu menjadi negara yang memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan berbagai tantangan, bukan hanya menjadi pengguna teknologi.

"Peran kita adalah menjadi orkestrator yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan. Dengan kolaborasi, Indonesia dapat membangun ekosistem digital yang kuat dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," katanya.

Ismail berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan inovasi dan terobosan baru sehingga pelayanan Kementerian Komunikasi dan Digital semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Jabatan ini adalah amanah untuk memberikan pelayanan terbaik. Kita ingin setiap kebijakan dan program Komdigi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutup Ismail.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...