Harbolnas 12.12 Tahun Ini Bidik Transaksi Senilai Rp 7 Triliun

Sebesar Rp 1 triliun dari total transaksi berasal dari penjualan barang lokal. Harbolnas edisi khusus produk lokal berlangsung pada 11 Desember 2018.
Image title
5 Desember 2018, 13:53
Harbolnas 2017
Donang Wahyu|KATADATA

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada tahun ini ditargetkan membukukan transaksi seluruh e-commerce senilai Rp 7 triliun. Sebesar Rp 1 triliun dari jumlah ini berasal dari penjualan produk-produk lokal.

Ketua Panitia Harbolnas 2018 Indra Yonathan menyatakan, selain Harbolnas 12.12 pada 12 Desember akan digelar pula Harbolnas edisi khusus produk lokal pada 11 Desember 2018. Festival belanja daring terbesar di Indonesia ini melibatkan sebanyak 300 e-commerce.

"Tema 'Belanja untuk Bangsa', kami berkomitmen untuk mempromosikan produk lokal dan mendorong lebih banyak UMKM bisa merasakan manfaat dari perdagangan digital," katanya dalam peluncuran Harbolnas 2018, di Jakarta, Rabu (5/12).

(Baca juga: Gelar 3 Hari Pesta Diskon 12.12, Lazada Siapkan Program Khusus UKM

Advertisement

Ratusan e-commerce yang turut serta dalam Harbolnas 2018 terbagi menjadi sekitar sepuluh kategori. Selain marketplace ada pula elektronik, fesyen dan kecantikan, makanan dan minuman, groceries, perjalanan atau travel, furnitur, jasa, otomotif, serta ibu dan anak.

Jumlah transaksi e-commerce dalam pelaksanaan Harbolnas tahun ini ditargetkan meningkat lima kali lipat lebih tinggi daripada hari biasa. Festival belanja daring ini ditargetkan menggaet sekitar 1 juta pembeli online pertama.

Indra mengatakan, para produsen produk lokal diharapkan bisa merasakan pengaruh positif terhadap bisnis mereka melalui Harbolnas. "Ini agar produsen lokal lebih memahami kelebihan pemasaran menggunakan platform daring," ujarnya.

Perdagangan digital merupakan salah satu industri yang potensial. Berdasarkan data Google dan Temasek diketahui, pada tahun ini pertumbuhan ekonomi internet di Indonesia mencapai US$ 27 miliar. Nilai ini diprediksi bakal menyentuh US$ 100 miliar pada 2025.

Proyeksi tersebut selayaknya menjadi peluang, tidak hanya bagi pelaku bisnis e-commerce tetapi juga para produsen lokal agar semakin optimal merambah ranah perdagangan digital. (Baca juga: 1 Juta Unit Usaha di Indonesia Terhubung dengan Google

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait