Perencana Keuangan Rekomendasikan Investasi Reksadana bagi Milenial

Selain mudah dibeli dan dicairkan, jangka waktu investasi reksadana juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Dini Hariyanti
29 November 2018, 16:06
Pialang tengah memantau pergerakan pasar modal.
Arief Kamaludin|KATADATA

Reksadana menjadi instrumen investasi yang direkomendasikan perencana keuangan untuk kalangan milenial tak peduli profesinya, karyawan maupun pebisnis. Selain mudah dibeli dan dicairkan, jangka waktunya juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Financial Trainer dan Pendiri QM Financial Ligwina Hananto mengatakan, pemilihan jangka waktu investasi harus sejalan dengan tujuan alokasi keuangan masing-masing orang. Reksadana direkomendasikan untuk milenial juga karena instrumen ini dikelola profesional.

"Sebelum memulai investasi, tetapkan tujuan keuangan dulu setelah itu atur penghasilan dengan baik," tuturnya ditemui usai jumpa pers Tomorrow Today Fund Festival, di Jakarta, Kamis (29/11).

(Baca infografik: Rencanakan Masa Depan dengan Investasi)

Advertisement

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, perlu memerhatikan beberapa hal dasar dalam pengelolaan keuangan. Pertama ialah membiasakan diri mencatat pengeluaran. Setelah itu, milenial perlu mengalokasikan tabungan minimal 10% dari penghasilan.

Apabila memiliki cicilan usahakan kurang dari 30% penghasilan bulanan, sedangkan untuk pengeluaran rutin maksimal 20%. Pengeluaran rutin termasuk pula kebutuhan pribadi yang terkait gaya hidup maupun aktivitas sosial.

"Coba juga buat rekening terpisah antara pengeluarna bulanan, rekening hura-hura, dan rekening menabung untuk tujuan tertentu semisal dana darurat, dan lain-lain," tutur Ligwina.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, generasi milenial kini menguasai investasi pasar modal. Kini terdapat 1,5 juta investor perorangan yang sekitar 34,08% di antaranya teridentifikasi sebagai milenial dengan rentang usia 21 - 30 tahun.

Meskipun demikian, partisipasi investor perorangan di Indonesia terbilang paling rendah di kawasan Asia. Data di atas menunjukkan hanya 1% dari sekitar 260 juta warga Indonesia terdaftar sebagai investor saham.

(Baca juga: Perilaku Milenial Ditengarai Sumbang Perlambatan Dana Simpanan Bank)

Direktur Utama PT Narada Aset Manajemen Oktavian Dondi menuturkan, investasi tak hanya untuk mereka yang berkecukupan, melainkan untuk semua termasuk kalangan milenial. Perusahaan pengelola aset ini juga merekomendasikan reksadana sebagai instrumen investasi milenial.

"Reksadana itu dikelola oleh manajer investasi yang dapat menjadi alternatif aman dan bisa dimulai dengan nominal yang sangat terjangkau. Memulai investasi juga sangat mudah," ujarnya.

Guna meningkatkan pemahaman masyarakat terutama kalangan milenial terkait penting dan mudahnya akses investasi keuangan, Narada menghelat Tomorrow Today Fund Festival. Acara ini digarap bersama dengan Sorak Gemilang Entertainment (SGE).

Festival edukasi finansial tersebut berlangsung pada 1 Desember 2018 di Mal Senayan City, Jakarta. Penyelenggara berharap peserta yang terlibat mendapatkan pengetahuan komprehensif untuk mengatur keuangannya secara bijak.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait