Saham Naik 36,67 Persen Tahun Ini, BNI Siap Cetak Prestasi pada 2023

Sampai penutupan bursa pada 29 Desember 2022, saham BNI ditutup di harga Rp 9.225. Ini tumbuh 36,67 persen dibandingkan dengan 2021.
Image title
30 Desember 2022, 21:34
Sampai penutupan bursa pada 29 Desember 2022, saham BNI ditutup di harga Rp 9.225. Ini tumbuh 36,67 persen dibandingkan dengan 2021.
BNI.CO.ID

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI mencetak kinerja solid sepanjang 2022 dengan peningkatan harga saham yang signifikan secara year on year (yoy). Sampai penutupan bursa pada 29 Desember 2022, saham perseroan ditutup di harga Rp 9.225 atau tumbuh 36,67 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Peningkatan ini menjadikan BBNI sebagai salah satu emiten sektor keuangan dengan peningkatan harga saham terbaik pada 2022. Selain itu juga berhasil meningkatkan nilai kapitalisasi pasar menjadi Rp 172 triliun dari sebelumnya Rp 125,9 triliun pada akhir tahun 2021.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan, BNI terus berupaya memberikan kontribusi terbaik terhadap implementasi Environment, Social, and Governance (ESG) guna mewujudkan perekonomian yang berkelanjutan.

Okki mengatakan, BNI berhasil mempertahankan MSCI ESG Rating Single A sepanjang 2022, yang merupakan salah satu rating terbaik di Indonesia. Rating ini merupakan pengakuan dari lembaga internasional atas praktik keuangan berkelanjutan yang dijalankan BBNI.

Advertisement

Menjelang 2023, BNI terus berkomitmen melanjutkan transformasi yang sudah berjalan dengan fokus berikutnya pada aspek human capital dan kapabilitas jaringan distribusi.

“Dalam jangka panjang, upaya transformasi ini diarahkan untuk membawa BNI menjadi bank dengan profitabilitas yang tinggi di industri serta layak untuk menjadi pilihan utama investor untuk berinvestasi,” ujarnya, dikutip dari siaran pers BNI, Jumat (30/12/2022).

Okki menjelaskan, pencapaian kinerja yang positif dan solid hingga kuartal III-2022 mendorong meningkatnya kepercayaan investor terhadap saham BBNI, terutama investor asing.

Tercatat per 29 Desember 2022, BBNI masih menjadi salah satu saham buruan investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai beli asing bersih (net foreign buy) mencapai Rp 7,6 triliun atau setara 4,4 persen dari nilai kapitalisasi pasar BNI.

Selain kinerja yang solid, beberapa poin positif yang juga dipertimbangkan investor BNI, antara lain kemajuan perseroan dalam melakukan transformasi korporasi secara menyeluruh, salah satunya dengan menghasilkan pertumbuhan yang prudent dengan fokus kepada nasabah unggulan di Indonesia.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.

Artikel Terkait