Wisata Sejarah Jalan Raya Pos

Setidaknya ada tiga wisata sejarah di ruas Jalan Raya Pos, yaitu Mercusuar Cikoneng, Monumen 1.000 km, dan Cadas Pangeran.
Image title
31 Agustus 2021, 15:12

Jalan Raya Pos membentang dari Anyer sampai dengan Panarukan. Beberapa titik di ruas jalan peningggalan penjajahan Belanda ini sekarang menjelma destinasi wisata sejarah. Sebut saja, Mercusuar Cikoneng, Monumen 1.000 km Anyer – Panarukan, dan Cadas Pangeran.

Mercusuar Cikoneng adalah titik nol Jalan Raya Pos yang dibangun pada abat ke-19 oleh Belanda. Monumen 1.000 km dibangun khusus untuk mengenang kerja keras pekerja yang membangun Jalan Raya Pos. Sementara itu Cadas Pangeran berwujud patung Bupati Sumedang, Pangeran Kusumadinata.

Jalan Raya Pos atau Jalan Daendels membentang hingga 1.000 kilometer (km). Ruas jalan ini melalui beberapa kota seperti Anyer, Tangerang, Jakarta, Bogor, Cianjur, Bandung, Sumedang, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Demak, Kudus, Rembang, Tuban, Gresik, Surabaya, Probolinggo, dan Panarukan. Daerah-daerah ini kemudian familiar sebagai Pantura alias Pantai Utara.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.