Joko Widodo Show
Intan | Biro Pers Sekretariat Kepresidenan
Donang Wahyu
16 Mei 2016, 19:43

Melawat ke Korea, Jokowi Gaet Investasi dan Berkisah Soal Shinee

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan dari Minggu lalu (15/5) hingga Rabu nanti (18/6).  Setelah bertemu dengan sekitar 1.300 warga Indonesia yang terdiri dari 1.080 TKI, 250 mahasiswa dan pelajar, serta 20 WNI yang menikah dengan warga Korea, Jokowi bertemu dengan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye.

Lazimnya lawatan ke berbagai negara lain sebelumnya, Presiden juga bertemu dengan para pengusaha Korea untuk menggaet peluang investasi. Di antaranya bertemu dengan pendiri Lotte Group Shin Kyuk-Ho serta CEO Lotte Group Shin Dong-bin. Selain itu, bertemu dengan CEO POSCO, Kwon Ohjoon.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan, pertemuan tersebut termasuk pertemuan dengan para pengusaha Korea lainnya berhasil mencatatkan kesepakatan investasi senilai US$ 18 miliar atau setara dengan Rp 250 triliun.  Investasi itu meliputi sektor kelistrikan termasuk energi terbarukan, industri farmasi , industri film, industri sepatu, dan industri pakan ternak.

Jokowi juga sempat memberikan pidato kunci atau keynote speech dalam forum "Morning Tea bersama 450 pengusaha Korea Selatan". Dalam pertemuan itu, Jokowi mengaku putrinya, Kahiyang Ayu, sangat menyukai boyband asal Korea, Shinee.

“Saya pergi menemani putri saya nonton konser Shinee. Saya juga pernah mempekerjakan manajer dari Korea untuk pabrik saya dan membuat produktivitas pabrik saya meningkat dua kali lipat dalam kurun waktu tiga tahun," katanya seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Senin (16/5). "Anda sudah punya dua fans di Indonesia, saya dan putri saya,” kata Jokowi sembari memajang foto Kahiyang bersama salah seorang personil boyband Korea.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.