Proteksi Diri Hidup Berdampingan Bersama Covid-19 Show
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Image title
6 Juli 2020, 19:01

Foto: Proteksi Diri Hidup Berdampingan Bersama Covid-19

Pandemi covid-19 belum berakhir. Kita masih harus bersabar dan beraktivitas di rumah saja. Namun bukan berarti semua ativitas terhambat. Kita masih bisa terus produktif walau di rumah saja dan memanfaatkan teknologi untuk belajar hal baru.

Berdamai dengan corona. Istilah ini makin akrab di telinga masyarakat dan banyak orang jadi heran, mengapa malah berdamai dengan penyakit mematikan? Begini maksudnya, jangan bingung dulu. Istilah berdamai bukan berarti kita jadi pasrah ketika terkena virus covid-19. Namun kita harus menyesuaikan diri untuk menghadapi keadaan baru atau new normal.

New normal adalah keadaan di mana kita sudah bisa mulai menerima bahwa memang ada virus covid-19 dan belum ditemukan vaksinnya. Jadi, mau tak mau kita harus berdampingan dengannya dan melakukan segala cara agar tidak tertular. Di antaranya, wajib pakai masker ketika berada di luar rumah, menjaga jarak alias physical distancing, rajin cuci tangan atau memakai hand sanitizer, dan menjaga higienitas diri dan rumah.

Dengan new normal, sektor perekonomian perlahan kembali bergerak,  semua beradaptasi dengan sistem baru serta protokol kesehatan yang ketat. Meski begitu tanpa kesadaran masyarakat itu semua akan sia-sia. Dilihat di wilayah DKI Jakarta, secara kumulatif kasus pasien positif sebanyak 12.435 kasus, 7.663 pasien sembuh dan 649 pasien meninggal pada Senin (6/7/2020). Sementara itu, kasus positif virus corona di Indonesia hingga Senin (6/7/2020) mencapai 63.749 orang. Dari jumlah tersebut, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 29.105 orang dan 3.171 lainnya meninggal dunia.

Editor: Donang Wahyu

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.