Aria W. Yudhistira
13 Juli 2017, 13:16

Wacana Memindahkan Ibu Kota

Bappenas sedang mengkaji calon pengganti jakarta, karena sudah tak layak sebagai kota bisnis sekaligus pemerintahan. Jakarta dinilai saat ini menanggung beban yang sangat berat diantaranya kerugian akibat kemacetan yang mencapai Rp 150 Triliun Pper tahun.

Rencananya lokasi pemindahan berada di luar Jawa, harus bebas bencana dan tanpa dana APBN. 

Wacana pemindahan ini sebetulnya bukan hal baru. Pada 17 Juli 1957, Presiden Sukarno menyebut Palangkaraya sebagai ibu kota Indonesia ideal. 

“Jadikanlah kota Palangaraya sebagai modal dan model", katanya.

 

Editor: Donang Wahyu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.