Dorong Transformasi Digital di BUMN, PLN & Pertamina Gandeng Microsoft

Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional BUMN, menghasilkan pendapatan dan efisiensi biaya tinggi.
Image title
8 April 2020, 22:21
Dorong Transformasi Digital di BUMN, PLN & Pertamina Gandeng Microsoft.
123RF.com
Logo perusahaan teknologi Microsoft. Dua perusahaan BUMN bekerja sama dengan Microsoft guna mendukung transformasi digital perusahaan.

Dua perusahaan BUMN bidang energi, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dan PT Pertamina (Persero), menandatangi nota kesepakatan dengan perusahaan teknologi Microsoft. Adanya kerja sama ini diharapkan mendorong transformasi digital perusahaan BUMN, dari yang sebelumnya masih menerapkan cara-cara tradisional. 

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan, mendukung kerja sama ini karena sejalan dengan salah satu prioritas kementerian yang ingin menjadikan perusahaan pelat merah unggul dalam pemanfatan teknologi.

Dia menjelaskan, saat ini ada 800 perusahaan BUMN, termasuk anak perusahaan. Menurutnya, jika banyak dari korporasi ini tetap menggunakan cara tradisional dalam pengelolaan perusahaan, maka BUMN dapat terdisrupsi.

(Baca: Wakil Menteri BUMN Minta Bantuan Ventilator ke CEO Tesla Elon Musk)

Advertisement

Oleh karena itu, dia berharap kemitraan dengan Microsoft dapat membantu BUMN dalam mengembangkan dan mengoptimalkan teknologi terkini seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT) dan High Performance Computing (HPC). 

"Saya berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal BUMN untuk menciptakan nilai lebih, mendukung transparansi data dengan menggunakan teknologi strategis dan efisiensi,” ujar Erick di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (8/4) melalui rilis resmi.

Adapun bersama PLN, Microsoft akan membantu mengembangkan Smart Metering; Smart Grid Management; Smart Supply Chain; Big data Analytic dan Executive Dashboard. Sehingga, PLN bisa lebih efektif dan efisien dalam mengurangi biaya.

Sedangkan kerja sama dengan Pertamina, Microsoft akan membantu efisiensi biaya pengadaan dan procurement untuk mencari sumur-sumur strategis. Selai itu, Microsoft juga membantu Pertamina dalam pengembangan program filantrofi, seperti proyek Al for Earth yang fokus pada keberlanjutan dan dampak perubahan iklim.

Selain itu, Microsoft juga akan memberikan program pembelajaran kepada PLN dan Pertamina mengenai teknologi digital dan eksplorasi implementasi guna pengembangan sumber daya manusia. Erick berharap hal ini bisa membantu BUMN untuk mengembangkan modernisasi infrastrukturnya, seperti pembangunan pusat data via cloud, arsitektur ulang aplikasi, dan penilaian aset data.

(Baca: PLN Buat Aplikasi untuk Isi Daya Kendaraan Listrik)

Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional BUMN, menghasilkan pendapatan yang lebih besar, efisiensi biaya tinggi, meningkatkan integritas data dari hulu ke hilir, serta membawa konsolidasi data yang lebih baik.

"Hal ini akan membuat Pertamina dan PLN menjadi perusahaan yang lebih kompetitif dan lebih kuat juga," kata Erick.

Erick menjelaskan penandatangan nota kesepahaman ini mencakup empat tujuan, mulai dari peningkatan kemampuan digitalisasi untuk BUMN, meningkatkan kesinambungan bisnis BUMN, BUMN sebagai innovation hub, dan BUMN sebagai tempat pemasaran global (ekosistem mitra).

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait