Raja Belanda Minta Maaf Soal Kekerasan Masa Lalu di Indonesia

Belanda telah mengakui kemerdekaan Indonesia secara politik dan moral sejak 2005.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
10 Maret 2020, 15:06
Raja Belanda Minta Maaf Soal Kekerasan Masa Lalu di Indonesia.
instagram/@sekretariat.kabinet
Presiden Joko Widodo menyambut Raja beserta Ratu Belanda, Y.M. Raja Willem- Alexander beserta Y.M. Ratu Maxima dengan Upacara Penyambutan Kenegaraan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/3).

Raja Belanda Willem Alexander menyampaikan permintaan maaf atas kekerasan berlebihan kepada Indonesia pada masa lalu. Hal itu berkaitan dengan agresi militer yang pernah dilakukan Belanda pascakemerdekaan.

Adapun permintaan maaf tersebut disampaikan Willem ketika bertemu Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/3). “Saya ingin menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf saya untuk kekerasan yang berlebihan dari pihak Belanda di tahun-tahun tersebut," kata Willem.

Menurutnya, Belanda telah mengakui kemerdekaan Indonesia secara politik dan moral sejak 2005. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan pertama pemerintah Belanda yang diwakili Menteri Luar Negeri mereka ke Indonesia.

(Baca: Jokowi dan Raja Belanda Sepakati Bisnis Senilai Rp 14 Triliun)

Pada kesempatan ini, Willem pun mengucapkan selamat atas perayaan kemerdekaan ke-75 tahun Indonesia pada  17 Agustus 2020 mendatang. “Kami sangat menantikan beberapa hari mendatang ini,” katanya.

Menurut Willem, sejarah masa lalu antara Indonesia dan Belanda tak akan bisa dihapuskan dan terus dikenang tiap generasi. Luka dan kesedihan dari keluarga yang ditinggalkan pun masih terasa hingga saat ini.

Kendati demikian, dia menilai kunjungannnya ke Indonesia ini dapat menjadi harapan dan sinyal menguatkan bahwa negara yang pernah berkonflik kini bisa tumbuh bersama. “Kita bisa mengembangkan hubungan baru berdasarkan penghormatan, kepercayaan, dan persahabatan,” kata Willem.

Willem pun menilai hubungan kekerabatan antara Indonesia dan Belanda semakin kuat dan beragam. Hal itu, lanjutnya, tersebar secara luas di antara warga Belanda.

Dia pun bersyukur semakin banyak orang Indonesia muda yang menunjukkan ketertarikannya kepada Belanda. Menurutnya, banyak kalangan muda laki-laki maupun perempuan datang ke Belanda untuk mengenyam pendidikan.

(Baca: Raja dan Ratu Belanda Bawa 110 Pengusaha Bertemu Presiden Jokowi)

Sekadar informasi, Willem dan Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti melakukan kunjungan ke Indonesia selama 4 hari. Dalam kunjungannya tersebut, pasangan Kerajaan Belanda tersebut tak hanya ke Jakarta, namun juga Yogyakarta, Palangkaraya, dan Sumatera Utara.

Lawatan Willem kali ini merupakan yang pertama kali setelah 25 tahun lalu. Sementara, Maxima telah mengunjungi Indonesia selama dua kali, yakni pada 2012 dan 2015.

Reporter: Dimas Jarot Bayu
Editor: Ekarina

Video Pilihan

Artikel Terkait