Ajukan Tambahan 10 Ribu Jemaah Haji, Jokowi Diminta Lobi Raja Saudi

Dengan adanya tambahan ini, Menag berharap dapat memangkas antrean peserta haji.
Dimas Jarot Bayu
22 Januari 2020, 13:15
Ajukan Tambahan 10 Ribu Jemaah Haji, Jokowi Diminta Lobi Raja Saudi.
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Jemaah calon haji asal Padang. Menteri Agama Fachrul Razi meminta Presiden Joko Widodo bantu melobi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz untuk tambahan jamaah haji.

Menteri Agama Fachrul Razi meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) bantu melobi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. Langkah ini dilakukan agar Indonesia bisa memperoleh tambahan 10.000 jamaah haji tahun ini.

“Saya minta tolong beliau untuk membantu untuk memback-up kita mengajukan tambahan 10 ribu jemaah itu,” kata Fachrul di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/1). 

Menurutnya, Jokowi dikenal cukup dekat dengan Salman. Dengan demikian, dia berharap keinginan menambah jamaah haji yang akan diberangkatkan ke tanah suci bisa terealisasi. “Mudah-mudahan. Ya akan komunikasikan dengan Raja Saudi,” kata Fachrul.

(Baca: Kuota Bertambah 10 Ribu, DPR Sepakati Anggaran Biaya Haji Naik)

Advertisement

Fachrul menyatakan, penambahan jumlah jemaah haji ini di luar kuota yang telah ditentukan. Indonesia telah mendapatkan kuota jemaah haji sebesar 221 ribu pada 2020 dari Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Dengan adanya tambahan ini, dia berharap hal ini turut memangkas antrean orang-orang yang ingin beribadah haji. Jokowi pun, menuurtnya telah sepakat dengan usulan ini.

“Dia bilang boleh, tapi ajukan saja secara formal. Bukan tambahan kuota, tapi menjadi tambahan jemaah,” ucapnya.

(Baca: Menag: Tambahan 10 Ribu Kuota Haji Akan Diprioritaskan untuk Lansia)

Selain Fachrul, Jokowi memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Kompleks Istana Kepresidenan pada hari ini. Sri Mulyani mengaku dimintai pandangan terkait kebutuhan anggaran untuk haji pada 2020.

“Tadi dengan Pak Menteri Agama membahas mengenai tarif untuk haji dari sisi kebutuhan anggarannya,” ucap Sri Mulyani.

Reporter: Dimas Jarot Bayu
Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait