Pepsi Hengkang, Pizza Hut Gandeng Coca-Cola Jadi Pemasok Minuman

Dengan kerja sama ini, produk Coca-Cola bakal dipasok ke 515 gerai Pizza Hut di seluruh Indonesia.
Image title
18 Desember 2019, 20:24
Ilustrasi Pizza Hut di kawasan Bekasi, Jawa Barat (4/4).
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi Pizza Hut di kawasan Bekasi, Jawa Barat (4/4). Pizza Hut, resmi menggandeng Coca-Cola Amatil Indonesia sebagai pemasok tunggal produk minuman di restoran perseroan.

PT Sari Melati Kencana Tbk (PZZA), pemegang merek waralaba Pizza Hut, resmi menggandeng Coca-Cola Amatil Indonesia sebagai pemasok tunggal produk minuman ringan merek Coca-Cola, Fanta, dan Sprite di jaringan restoran perseroan. Masuknya produk tersebut, menggantikan Pepsi Co yang resmi menghentikan bisnisnya di Indonesia pada Oktober 2019. 

Dengan kerja sama ini, produk-produk Coca Cola bakal dipasok ke 515 gerai Pizza Hut di seluruh Indonesia. 

"Melalui kolaborasi ini, Amatil Indonesia dapat mendukung Pizza Hut Indonesia dalam menghadirkan produk minuman berkualitas dan menyegarkan untuk menemani momen bersantap bagi jutaan pengunjung di seluruh Indonesia," kata Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia, Kadir Gunduz dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/12).

Menurut dia, perusahaan berkomitmen untuk memaksimalkan potensi pasar yang ada di Indonesia. Hingga saat ini Coca-Cola Amatil melayani Iebih dari 500.000 pelanggan, baik di pasar modern maupun tradisional di seluruh Indonesia. 

Advertisement

(Baca: Setelah Pepsi Hengkang, Coca-Cola Resmi Pasok Minuman KFC hingga 2024)

Guna mendorong bisnisnya saat ini, perusahaan telah mengoperasikan delapan fasilitas manufaktur, dua pabrik preform dan empat Mega Distribution Centre. Dengan begitu, Ganduz optimistis kerja sama itu akan menghadirkan jenis minuman yang beragam serta dapat dinikmati oleh semua kalangan.

"Kami selalu memastikan bahwa produk minuman kami dapat dijangkau di seluruh Indonesia,” kata dia.

Sementara itu, Presiden Direktur Pizza Hut Indonesia, Steven Christopher Lee menjelaskan Pizza Hut Indonesia setiap bulannya mencatat penjualan Iebih dari 5 juta pizza di seluruh gerai dari Aceh hingga Papua. Kolaborasi dengan Amatil Indonesia merupakan bentuk inovasi terbaru dari Pizza Hut. 

"Selama 35 tahun kami terus melakukan inovasi produk dan peningkatan pelayanan,bsalah satunya melalui kolaborasi dengan Coca Cola Amatil Indonesia,” kata Steven.

Sebelum menggandeng Pizza Hut, Coca Cola Amatil Indonesia pada pekan lalu juga menggandeng PT Fast Food Indonesia (KFC Indonesia) sebagai pemasok minuman ringan di restoran makanan siap saji tersebut. Kerja sama ini akan berlangsung hingga lima tahun ke depan.

Melalui kolaborasi ini, konsumen dapat menikmati berbagai minuman ringan Coca-Cola, Fanta, dan Sprite dalam menu original ayam KFC. Menu-menu tersebut tersedia di lebih dari 700 gerai KFC di seluruh Indonesia.

(Baca: Hengkang Bulan Ini, Berikut Hubungan Pepsi, Indofood dan KFC)

Seperti diketahui,  pesaing Coca Cola di bisnis minuman berkabonasi yakni Pepsi Co resmi hengkang dari Indonesia Oktober lalu. Hal ini sejalan dengan berakhirnya kontrak kerja sama perseroan dengan PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM) untuk memproduksi, menjual, dan mendistribusikan produk minuman resmi pada 10 Oktober 2019.

Minuman bersoda Pepsi pertama kali diproduksi pada 28 Agustus 1898 oleh ahli farmasi Caleb Bradham, dan resmi menjadi merek dagang pada 1903. Di Indonesia, Pepsi dan minuman ringan milik PepsiCo lainnya diproduksi di pabrik di Purwakarta, Jawa Barat dan didistribusikan oleh PT. Indofood Asahi Sukses Beverage.

PT Indofood Asahi Sukses Beverage merupakan perusahaan patungan antara PepsiCo Amerika Serikat dengan Indofood CBP Sukses Makmur Indonesia. Perusahaan memproduksi Pepsi dan minuman ringan milik PepsiCo lainnya dalam kemasan 330 mL, 410 mL, 500 mL dan 1500 mL.

 

Reporter: Tri Kurnia Yunianto
Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait