Punya Kedekatan Sejarah, Anies Baswedan Bakal Buka Kongres II Nasdem

Anies merupakan salah satu pendiri Nasdem saat masih berbentuk organisasi kemasyarakatan (ormas).
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
6 November 2019, 18:01
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan makan siang bersama di DPP NasDem, Rabu (24/7/2019).
ANTARA FOTO/Fauzi Lamboka
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan makan siang bersama di DPP NasDem, Rabu (24/7/2019).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijadwalkan hadir membuka Kongres II Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Kongres tersebut rencananya bakal digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta pada 8-11 November 2019.

“(Anies) dalam kapasitasnya Gubernur DKI akan memberi sambutan,” kata Ketua DPP Bidang Perempuan dan Anak Nasdem yang juga Ketua OC Kongres II, Amelia Anggraini di kantornya, Jakarta, Rabu (6/11).

Dia menyatakan, Anies akan memberi sambutan berisi ucapan selamat datang kepada para delegasi Nasdem di Kongres II. Ini dikarenakan lokasi Kongres II Nasdem yang berada di wilayah Jakarta.

(Baca: Nasdem Gelar Kongres, Surya Paloh Bakal Kembali Jadi Ketua Umum )

Sekretaris Jenderal Nasdem Johnny G Plate menambahkan, Anies diundang ke Kongres II sebagai bentuk ramah tamah dan persahabatan politik. Menurutnya, Anies merupakan tokoh yang sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Nasdem.

Hal ini, lanjut Johnny, terlihat dari rekam jejak Anies selama ini bersama Nasdem. Anies diketahui merupakan salah satu pendiri Nasdem saat masih berbentuk organisasi kemasyarakatan (ormas).

“Kami tidak akan mengingkari sejarah dan riwayat. Itu tercatat sebagai sejarah Partai Nasdem. Kami hormati itu," kata politisi Nasdem yang kini menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) tersebut. 

Meski demikian, Johnny enggan membahas lebih lanjut mengenai peluang pengusungan Anies oleh  Nasdem dalam kontestasi politik ke depan. Menurutnya, ada banyak hal yang harus diperhatikan oleh Nasdem untuk bisa mengusung matan Mendikbud tersebut, seperti lingkungan politik dan dinamika di masyarakat.

(Baca: Ahok dan Anies Berseteru, Buntut Anggaran Janggal di APBD Jakarta)

“Partai politik punya tugas transmisikan kebijakan politik dengan mengacu pada sarana dan mekanisme demokrasi yang dimungkinkan,” katanya..

Selain Anies, Nasdem juga akan mengundang Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin menghadiri kongres. Hanya saja, keduanya baru akan hadir saat penutupan kongres sekaligus perayaan hari ulang tahun kedelapan Nasdem. 

Saat penutupan, Nasdem juga akan mengundang para pimpinan partai politik lain. Namun dia Johnny enggan menyampaikan hal itu lebih lanjut. “Proses undangan sedang dilakukan. Nanti akan ada konfirmasi dan rekonfirmasi,” ujarnya.

Reporter: Dimas Jarot Bayu
Editor: Ekarina

Video Pilihan

Artikel Terkait