Jokowi Percepat Rehabilitasi Infrastruktur di Wamena Pasca-Kerusuhan

Salah satu infrastruktur yang bakal dipercepat rehabilitasinya yakni Pasar Wouma untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat Wamena.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
28 Oktober 2019, 15:08
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (tengah) meninjau pasar khusus Mama Papua di Distrik Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Minggu (27/10/2019). Kunjungan perdana presiden setelah pelantikan yang berlangsung sepekan lal
ANTARA FOTO/Thoyib
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (tengah) meninjau pasar khusus Mama Papua di Distrik Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Minggu (27/10/2019). Kunjungan perdana presiden setelah pelantikan yang berlangsung sepekan lalu itu bertujuan untuk meninjau infrastruktur sekaligus menyampaikan rencana pembangunan di Papua Barat dan Papua dalam masa lima tahun mendatang.

Presiden Joko Widodo alias Jokowi mempercepat rehabilitasi infrastruktur pasca-kerusuhan di Wamena, Jayawijaya, Papua. Presiden menargetkan rehabilitasi infrastruktur  tersebut selesai dalam dua pekan.

“Kami ingin ini semuanya dikerjakan cepat, semuanya kembali normal, ekonomi juga kembali bergerak,"  kata Jokowi dalam keterangan resmi saat kunjungan kerja ke Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (28/10). "Saya kira itu yang kita harapkan di Wamena.”

Satu di antara infrastruktur yang bakal dipercepat rehabilitasinya yakni Pasar Wouma. Pasar tersebut merupakan salah satu andalan masyarakat Wamena menjual produk-produk pertaniannya.

(Baca: Kunjungan Kerja Perdana Masa ke-2 Presiden, Jokowi Blusukan di Papua)

Akibat kerusakan Pasar Wouma, kegiatan ekonomi masyarakat di Wamena menjadi terkendala. Karenanya, rehabilitasi pasar tersebut dipercepat. “Sehingga kita berikan prioritas," kata Jokowi.

Kepala Negara mengatakan, rehabilitasi ini bakal dilakukan oleh Zeni TNI. Dia menjanjikan Pasar Wouma dapat digunakan masyarakat setelah dua pekan diperbaiki.

Tak hanya pasar, Jokowi memerintahkan jajarannya merehabilitasi rumah warga maupun rumah toko (ruko) yang rusak akibat kerusuhan. Perbaikan rumah juga dikerjakan oleh Zeni TNI dan BUMN.

Untuk Kantor Bupati, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang akan menanganinya. Proses perbaikannya terus berjalan hingga saat ini.

(Baca: Usai Kerusuhan di Wamena, Aktivitas Perbankan Mulai Normal)

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengimbau seluruh masyarakat belajar dari pengalaman kerusuhan di Wamena untuk tetap bersatu. Komitmen persatuan dibutuhkan agar kesejahteraan dan kemakmuran dapat cepat diperoleh.

Dia juga menjamin TNI dan Polri menjaga keamanan agar roda perekonomian di Wamena kembali normal. “Indonesia adalah negara besar. Kalau ada masalah, ada problem, kita selesaikan," kata dia.

Reporter: Dimas Jarot Bayu
Editor: Ekarina

Video Pilihan

Artikel Terkait