Datang ke Istana, Pemuda Pancasila Undang Jokowi Buka Musyawarah Besar

Jokowi diminta memberikan pembekalan untuk program-program kerja PP dalam lima tahun ke depan.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
28 Agustus 2019, 16:50
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (tengah) menyampaikan pidato politik saat Deklarasi Relawan Pemuda Pancasila DKI Jakarta di Istora Senayan Jakarta, Minggu (3/3/2019). Ormas Pemuda Pancasila DKI Jakarta mendeklarasikan dukungannya kepada Capres-Cawapres n
ANTARA FOTO/INDRIANTO EKO SUWARSO
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (tengah) menyampaikan pidato politik saat Deklarasi Relawan Pemuda Pancasila DKI Jakarta di Istora Senayan Jakarta, Minggu (3/3/2019). Ormas Pemuda Pancasila DKI Jakarta mendeklarasikan dukungannya kepada Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maaruf Amin pada Pilpres mendatang.

Organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila (PP) mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuka forum Musyawarah Besar (Mubes) PP kesepuluh. Mubes PP rencananya bakal diselenggarakan di Sumatera Utara pada Oktober mendatang.

Undangan itu diserahkan langsung Japto bersama para pengurus PP di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (28/8). Japto datang didampingi oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo yang juga Wakil Ketua Umum PP.  "Kami meminta kesediaan beliau untuk membuka (Mubes) PP)," kata Japto.

Dia mengatakan, PP merupakan mitra pemerintah. Karenanya, penting bagi PP untuk mengetahui program-program kerja pemerintah di semua bidang.

(Baca: Survei Cyrus: 70% Responden Dukung Pancasila sebagai Ideologi Bangsa)

Dalam Mubes mendatang, Jokowi diminta memberikan pembekalan untuk program-program kerja PP dalam lima tahun ke depan. PP juga harus mengetahui program-program kerja pemerintah di semua bidang untuk bisa bersinergi. "Bahasanya bisa jadi mitra yang baik dalam menyelesaikan masalah-masalah bangsa," kata Japto.

Berdasarkan undangan yang disampaikan, menurutnya Jokowi bersedia hadir dalam Mubes PP.  Kendati, Kepala Negara harus menyesuaikan dulu dengan agenda dan kegiatan yang lain memutuskan sebelum hadir dalam Mubes PP.

"Insya Allah, beliau mencoba kalau tidak ada kegiatan akan hadir," kata Japto.

(Baca: Amnesty Internasional Dukung Jokowi ke Papua Atasi Kerusuhan)

Adapun beberapa agenda Mubes PP di antaranya ialah pembahasan kepengurusan baru  untuk lima tahun mendatang serta pembentukan program kerja lima tahun ke depan.

Mubes PP akan mengagendakan evaluasi program kerja organisasi ini selama lima tahun ke belakang. "Jadi program disesuaikan dengan yang tidak selesai, apa masalahnya, perlu diganti atau dilanjutkan, bikin program baru," kata Japto.

Reporter: Dimas Jarot Bayu
Editor: Ekarina

Video Pilihan

Artikel Terkait