Tambah Lini Produksi Mesin Cuci, Sharp Investasi Rp 40 Miliar

Sharp akan memproduksi 1,4 juta unit mesin cuci satu tabung per tahunm yang akan dipasarkan di dalam negeri serta ekspor.
Image title
Oleh Ekarina
16 Juli 2019, 20:20
Tambah Lini Produksi Mesin Cuci, Sharp Investasi Rp 40 Miliar
Sekretaris Kabinet
Gerai elektronik Sharp. Sharp dan LG akan merelokasikan sejumlah pabriknya dari Thailand dan Vietnam ke Indonesia.

Produsen elektronik asal Jepang,  PT Sharp Electronics Indonesia, menanam investasi Rp 40 miliar untuk membangun lini produksi mesin cuci satu tabung di Karawang, Jawa Barat. Hasil produksi pabrik berkapasitas 1,4 juta unit per tahun tersebut akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor dan domestik.

CEO PT Sharp Electronics Indonesia Tadashi Ohyama mengatakan, mesin cuci merupakan salah satu kategori produk unggulan perusahaan. Meski banyak fitur dan desain yang semula dibuat untuk pasar Indonesia, tapi juga banyak diminati oleh beberapa negara lain seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam, dan Timur Tengah. 

"Dengan lini produksi tersebut diharapkan menambah diversifikasi produk lokal Sharp untuk mengisi pasar global," kata Oyama dalam keterangan resminya, Selasa (16/7).  (Baca Juga: Aturan IMEI Ponsel Berpotensi Kerek Industri Elektronik Dalam Negeri )

National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Andry Adi Utomo menyebutkan, dengan lini produksi baru, perusahaan menargetkan produksi mesin cuci meningkat 10 -15 % dari kapasitas sebelumnya. Harapannya, Sharp bisa menggenjot penjualan ekspor hingga 20 % di 2020 untuk seluruh kategori produk.

Advertisement

Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, hasil produksi Sharp bisa memperkuat daya saing manufaktur nasional di pasar global. Terlebih sektor industri elektronika  saat ini telah ditetapkan sebagai salah satu sektor industri prioritas dalam Making Indonesia 4.0.

“Pemerintah menargetkan bisa memperdalam struktur industri elektronik, misalnya dengan mendorong industri Internet of Things (IoT). Sehingga kami bisa menarik investasi di bidang industri elektronika,” ujar Airlangga.

Perluasan lini produksi mesin cuci, menurutnya, membuktikan komitmen perusahaan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi Sharp secara global. Beroperasinya lini baru produk tersebut mengikuti lini produksi kulkas, mesin cuci, dan LED TV yang sudah beroperasi sebelumnya di Karawang yang secara total telah menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja.

(Baca: Imbas Perang Dagang, 2 Pabrikan Mobil Listrik Tiongkok Relokasi ke RI)

Sharp Electronics Indonesia telah memulai kegiatan produksinya di Indonesia sejak  1970 dan pada 2016 secara resmi memindahkan seluruh kegiatan operasional pabriknya ke Karawang. Televisi Sharp mulai diproduksi di Indonesia sejak 1971. Kemudian, pada 1974 Sharp memproduksi kulkas yang saat ini telah mencapai kapasitas hingga 120.000 unit per bulan. Sharp kembali memperluas lini produknya dengan memproduksi mesin cuci dua tabung sejak 2008.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait