WIKA Rampungkan Bandara Internasional Timor Leste Bernilai Rp 1,69 T

Pembangunan bandara Oecusse dimulai WIKA sejak 2015 dengan melibatkan 500 tenaga kerja gabungan Indonesia dan Timor Leste.
Image title
19 Juni 2019, 17:24
wika bandara timor leste, bandara oecusse timor leste selesai dibangun
Katadata
Gedung Wika di kawasan Jalan DI Panjaitan, Jakarta.

Perusahaan konstruksi, PT Wijaya Karya (WIKA), telah menyelesaikan pembangunan Bandara Oecusse di Timor Leste.  Ini merupakan proyek bandara pertama yang dibangun perusahaan dengan nilai kontrak US$ 119 juta atau sekitar Rp 1,69 triliun.

Proyek tersebut terdiri dari fasilitas landside dan airside seperti menara pemandu lalu lintas udara (Air Traffic Control/ATC), bangunan terminal, quarrantine, depot bahan bakar, landasan pacu (runway) sepanjang 2,5 kilometer (km), taxiway, apron, airfit lighting , serta fasilitas bandara lainnya.

(Baca: WIKA Bakal Ekspor Jembatan Box Girder untuk Tol di Filipina)

WIKA juga melakukan pelebaran dan perluasan bandara agar bisa dijadikan sebagai bandara komersial, pemuktakhiran sistem radar dan navigasi, serta pemutakhiran sistem dan standar keamanan bandara internasional.

Advertisement

"Proyek ini menjadi bukti kapabilitas kami dari segi enggineering, penguasaan teknologi, proyek manajemen, serta memperoleh wawasan baru," ujar Direktur WIKA Tumijayana, dalam keterangan pers, Rabu (19/6).

Pembangunan proyek tersebut dimulai sejak 2015 dengan melibatkan 500 tenaga kerja gabungan Indonesia dan Timor Leste. Adapun sebagian besar material bandara didatangkan langsung dari Indonesia seperti semen, besi beton, material arsitektur, dan garbarata, termasuk material baja konstruksi yang difabrikasi oleh entitas anak usaha perusahaan. 

Sedangkan untuk beberapa peralatan yang belum tersedia di Indonesia, WIKA mengimpor dari beberapa negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Austria, dan Australia.

(Baca: Sarinah, PP, dan Waskita Kongsi Mengembangkan Komplek Komersial)

Bandara Oecusse diresmikan oleh Presiden Republik Demokratis Timor Leste Francisco Guterees dan Presiden of the Authority for Special Administrative Region of Oe-Cusse pada Selasa (18/6).

Selain membangun bandara, WIKA membangun infrastruktur lain di Timor Leste seperti Jembatan Comoro 1 dan 2, Jembatan Natarbora , dan Batugade-Maliana Road. WIKA juga menggarap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Hera di bagian utara Timor Leste, atau sekitar 30 km dari Dili, dan PLTU Betano di wilayah selatan.

Reporter: Fariha Sulmaihati
Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait