TGB Sebut Lawan Utama Jokowi adalah Fitnah, Bukan Prabowo

TGB menyebutkan Jokowi kerap diserang kabar bohong yang menyangkut pribadi, kebijakan, hingga orang-orang di sekitarnya.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
8 April 2019, 19:34
Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB)
ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki
Ketua Alumni Al-Azhar Internasional yang juga Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi dan disapa Tuan Guru Bajang (TGB) di Kampus UNSERA, Serang, Banten, Jumat (4/5/2018).

Anggota Dewan Pengarah Tim Kampenye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) menilai lawan Jokowi dalam Pilpres 2019 bukanlah pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut dia, lawan Jokowi sesungguhnya saat ini adalah fitnah yang kerap menyerang dirinya.

Jokowi kerap diserang kabar bohong yang menyangkut pribadi, kebijakan, hingga orang-orang di sekitarnya. Dia mengungkapkan, misalnya, Jokowi sejak 2014 kerap dituduh sebagai non-muslim. "Terbukti bahwa Pak Jokowi lahir dari keluarga dengan ayah-ibu muslim, kakek-nenek muslim, istrinya muslim, putra-putri beliau juga muslim," kata TGB di Istora, Senayan, Jakarta, Senin (8/4).

(Baca: Jokowi: Saya akan Lawan Hoaks dan Fitnah PKI, Anti-Islam, Antek Asing!)

Setelah fitnah terhadap pribadi Jokowi tak berhasil, TGB menyatakan calon presiden nomor urut 01 itu kembali menjadi sasaran fitnah berdasarkan kebijakannya. Jokowi pernah diterpa isu yang menyebutkan mantan Walikota Solo itu akan melarang perempuan muslim berkerudung jika menang Pilpres 2019.

Padahal, ia mengklaim banyak kebijakan Jokowi yang justru memihak terhadap umat muslim. Pada 2015, misalnya, kala itu Jokowi mengeluarkan kebijakan yang membolehkan polisi wanita menggunakan kerudung. "Artinya apa? Pada masa Pak Jokowi memimpin, syiar-syiar Islam, syiar-syiar keumatan terus menyebar, merata di seluruh Indonesia," kata TGB.

Saat ini, Jokowi kerap diserang isu mengenai orang-orang di sekelilingnya yang buruk. Menurut TGB, Jokowi sebagai pemimpin tentu saja dikelilingi berbagai macam orang dan kelompok di sekitarnya. (Baca: Didukung Himpunan Majelis Taklim, Ma'ruf Yakin Menang 60% di Jakarta)

Dia berharap publik tak menilai seseorang karena terfokus dengan orang-orang tidak baik tersebut, namun fokus terhadap berbagai orang baik di sekitar Jokowi. Hal ini sebagaimana ajaran Islam yang meminta umat memandang segala sesuatu berdasarkan kebaikan.

Berbagai orang baik tersebut, di antaranya Kyai Maimoen Zubair, Ustad Maulana Habib Luthfi Bin Yahya, dan Kyai Ali Akbar Marbun. Jokowi pun saat ini didampingi oleh Ma'ruf. "Sekarang yang mendampingi Pak Jokowi Insya Allah orang baik yang puluhan tahun berjuang untuk kebaikan Islam dan umat Islam," kata TGB.

(Baca: Jelang Pilpres 2019, Hoaks Server KPU Menangkan Jokowi Masif Tersebar)

Editor: Ekarina

Video Pilihan

Artikel Terkait