Bertolak ke Singapura, Jokowi dan Ibu Negara Jenguk Ani Yudhoyono

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Widodo bertolak ke Singapura untuk menjenguk Ani Yudhoyono.
Michael Reily
21 Februari 2019, 15:22
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) bersama Ibu Iriana Joko Widodo tiba untuk mengikuti debat capres 2019 putaran kedua
Antara Foto/Rivan Awal Lingga
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Ibu Iriana Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Singapura untuk menjenguk Ani Yudhoyono. Istri Presiden Keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang menjalani perawatan intensif di  Singapura sejak 2 Februari 2019 setelah didiagnosa mengidap kanker darah. 

Selain menjenguk Ani Yudhoyono, Jokowi juga diagendakan bertemu SBY. “Saya sengaja meluangkan waktu khusus hari ini, khusus untuk menjenguk beliau,” katanya di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (21/2).

(Baca: Temani Pengobatan Ibu Ani, SBY Setop Berpolitik Untuk Sementara)

Ani Yudhoyono menjalani perawatan medis di Singapura atas dasar rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia. Ani didiagnosa mengidap kanker darah sehingga harus menjalani pengobatan intensif di National University Hospital, Singapura.

Advertisement

Jokowi mengajak semua pihak untuk ikut serta mendoakan Ani Yudhoyono agar  segera sembuh. “Mari bersama-sama mendoakan agar Ibu Ani Yudhoyono segera diberikan kesembuhan, diberikan kesehatan, dan segera kembali ke Tanah Air,” ujarnya.

Setelah menjenguk Ani Yudhoyono dan bertemu SBY, Jokowi dan Iriana akan langsung kembali ke Tanah Air.  

(Baca: Tim Dokter Kepresidenan Ikut Tangani Ani Yudhoyono di Singapura)

Melalui akun YouTube resminya, SBY sebelumnya mengabarkan perihal sakit sang istri di Singapura. SBY memohon doa dari para sahabat dan masyarakat agar Tuhan yang Maha Kuasa memberikan kesembuhan pada Ani Yudhoyono sehingga  bisa kembali menjalankan kegiatan sehari-hari.

Reporter: Michael Reily
Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait