Indonesia-Iran Jajaki Kerja Sama Investasi di Sektor Pertanian

Pemerintah Indonesia menawarkan Iran berinvestasi di sektor peternakan sapi dan perkebunan gula.
Michael Reily
3 Juli 2018, 16:01
Perkebunan Tebu
Arief Kamaludin|KATADATA
Lahan perkebunan tebu milik PG Subang, RNI, di kawasan Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Kementerian Pertanian mengundang Pemerintah Iran  menjajaki peluang  investasi dan kerja sama pertanian di Indonesia. Rencananya, kedua negara akan terus melakukan pembicaraan intensif guna merealisasikan kerja sama tersebut.

 

Duta Besar Iran untuk Asia Tenggara dan Timor Tengah Valiollah Mohammadi mengatakan komite bersama (joint comittee) Iran dan Indonesia telah  menginisiasi kerja sama antarpemerintah. “Pengusaha Iran siap melakukan tindak lanjut untuk investasi di sektor pertanian,” kata Valiollah di Jakarta, Selasa (3/7).

Investasi itu diharapkan memacu peningkatan ekspor kedua negara.  Selain itu, kerja sama tersebut juga membuka peluang  untuk masuknya komoditas ekspor Indonesia ke negara lain.

Advertisement

(Baca : Mentan Tolak Tawaran Impor Jagung dari Rusia)

Valiollah menjelaskan, Iran saat ini  sudah cukup banyak mengimpor  komoditas Indonesia seperti minyak kelapa sawit, kopi, dan kakao. Sebaliknya, Indonesia juga telah mengimpor buah segar, patung, dan kurma dari Iran. Dia juga menawarkan gandum untuk dikirim ke Indonesia dengan tawaran  harga yang  kompetitif.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menuturkan,  pemerintah Indonesia telah menawarkan Iran untuk berinvestasi di sektor peternakan sapi dan perkebunan gula. “Selain itu, mereka juga  unggul dalam water management,” ujar Amran.

Rencananya,  akan ada joint commite yang digelar di Indonesia dalam waktu dekat. Dengan begitu, investasi Iran diharapkan sudah bisa terelisasi pada tahun depan.

(Baca : Kementan Keberatan Kemendag Izinkan Impor Jagung Dekat Masa Panen)

Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait