Tersisa Empat Hari, Pembangunan Wisma Atlet Para Games Dikebut

Pembangunan Wisma Atlet Para Games sempat terkendala masa libur Lebaran karena pendistribusian bahan bangunan tak bisa dilakukan optimal saat itu.
Dimas Jarot Bayu
20 Juni 2018, 14:14
Jokowi Meninjau Proyek Wisma Atlet Kemayoran
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Presiden Jokowi bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan proyek Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (26/2)

Pemerintah terus mengejar pembangunan Wisma Atlet Para Games atau Para Games Athletes Village agar bisa rampung akhir bulan ini. Pembangunan lokasi peristirahatan atlet Asian Para Games  yang berlokasi di komplek Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta itu hingga saat ini telah mencapai 80%-85%.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, saat ini lanskap pembangunan Wisma Atlet Para Games telah selesai dikerjakan. Aroma tak sedap dari Kali Sunter di belakang Wisma Atlet Para Games  yang sebelumnya banyak dikeluhkan juga telah diminimalisasi.

Selain itu, sejumlah fasilitas seperti kantin dan tempat makan pun telah selesai dibangun. Hanya saja, masih diperlukan penyempurnaan dari segi dekorasi dan fasilitas di empat tower Wisma Atlet Para Games.

(Baca : Jokowi Sebut Wisma Atlet Kemayoran Masih Kurang Tempat Bersantai)

"Kami harapkan kesiapan ini juga menjadi salah satu ujian bahwa aksesibilitas untuk para atlet para games  bisa digunakan secara 100% menuju test event," kata Sandiaga ketika melakukan tinjauan langsung di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu (20/6).

Sandiaga optimistis pembangunan Wisma Atlet Para Games bisa selesai dalam waktu dekat. Alasannya, pembangunan tersebut harus bisa rampung saat atlet Asian Para Games 2018 datang pada 25 Juni 2018 guna menghadiri rangkaian test event Asian Para Games 2018 yang berlangsung pada 27 Juni-3 Juli 2018.

Menurut Sandiaga, tim dari Indonesia Asian Para Games 2018 Organizing Committee (INAPGOC) telah mengoptimalkan waktu untuk melakukan pengerjaan pembangunan saat  libur Lebaran. Pengerjaannya pun berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Jadi ini extra effort yang patut kita acungkan dua jempol," kata Sandiaga.

Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari mengakui pembangunan Wisma Atlet Para Games sempat terkendala masa libur Lebaran. Sebab,  pendistribusian bahan bangunan tak bisa dilakukan optimal saat itu.

(Baca: Tahap Akhir Menuju Asian Games 2018)

Namun dia optimistis dalam waktu satu hingga dua hari ini pembangunan akan selesai. Alhasil, Wisma Atlet Para Games akan bisa digunakan ketika atlet para games datang.

"InsyaAllah tanggal 25 (Juni) kami sudah selesai semuanya," kata Raja.

Rencananya, peninjauan ulang terhadap pembangunan Wisma Atlet Para Games akan dilakukan pada 25 Juni 2018. Berbagai pemangku kepentingan akan diajak dalam tinjauan ulang tersebut untuk memastikan bahwa Wisma Atlet Para Games sudah layak ditempati.

Nantinya Wisma Atlet Para Games kan diisi sekitar 300 atlet para games dan 700 official. Selain itu akan ada 1.000 orang panitia dan sukarelawan yang menempati Wisma Atlet Para Games.

"Secara keseluruhan akan ada 2.000 orang yang akan tinggal di Para Games Athlete Village ini," kata Raja.

Advertisement

(Baca: Jokowi Tunjuk Jusuf Kalla Mengurus Persiapan Asian Games 2018)

Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait