Dubes Tiongkok Ditemukan Meninggal di Rumah Dinas di Tel Aviv Israel

Polisi belum mengetahui penyebab kematian dubes Tiongkok ini dan masih menggelar penyelidikan.
Image title
Oleh Ekarina
18 Mei 2020, 08:31
Dubes Tiongkok Ditemukan Meninggal di Rumah Dinas di Tel Aviv Israel.
ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Aw
Ilustrasi bendera Israel. Dubes Tiongkok ditemukan meninggal di kediamannya di Tel Aviv, Isral, Minggu (17/5).

Duta Besar Tiongkok untuk Israel ditemukan meninggal di rumah dinasnya di Tel Aviv pada Minggu (17/5). Kepolisian Israel masih menyelidiki penyebab kematian pria 57 tahun ini. 

Melansir Al-Jazeera, polisi setempat mengatakan, mereka telah melakukan penyelidikan setelah Du Wei ditemukan tewas di kediamannya. Juru bicara kepolisian Micky Rosenfeld mengkonfirmasi,  Du ditemukan pada pagi hari oleh staf utusan di rumahnya di Herzliya.

Hingga kini, polisi belum mengetahui penyebab kematian dubes Tiongkok ini dan masih menggelar penyelidikan. 

(Baca: Israel dan AS Ajukan Gugatan US$ 6 Triliun kepada Tiongkok atas Corona)

Advertisement

Laporan media mengatakan, berdasarkan dugaan awal, Du tampaknya meninggal karena serangan jantung. Namun, belum ada konfirmasi resmi terkait pernyataan ini. 

Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Israel Yuval Rotem,  mengatakan ia telah berbicara dengan Wakil Duta Besar Tiongkok untuk menyampaikan belasungkawa dan berjanji membantu segala keperluan kedubes Tiongkok, mengutip laporan harian Israel Haaretz.

(Baca: Ilmuwan Israel Lihat Pertanda Penyebaran Virus Corona Kian Melambat)

Du Wei diketahui tiba di Israel pada Februari. Dia sebelumnya menjabat sebagai utusan Tiongkok untuk Ukraina. Dia meninggalkan seorang istri dan seorang putra, yang mana keduanya tidak berada di Israel.

Israel saat ini memiliki hubungan baik dengan Tiongkok. Kematian duta besar itu terjadi hanya dua hari setelah ia mengutuk komentar Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, yang mengecam investasi Tiongkok di Israel. AS juga menuding Tiongkok  menyembunyikan informasi tentang pandemi corona. 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait