Kasus Baru Corona Tambah 4.105, Kaltim Tertinggi Kedua setelah Jakarta

Penambahan kasus terbanyak terjadi di DKI Jakarta dengan 971 kasus diikuti Kalimantan Timur 382 kasus dan Jawa Tengah 356 kasus.
Image title
Oleh Ekarina
18 Oktober 2020, 16:54
Kasus Covid-19, Gerakan 3M, Pandemi Corona, Virus Corona, Covid-19, DKI Jakarta.
ADI MAULANA IBRAHIM|KATADATA
Petugas medis bersiap melakukan tes Swab COVID-19 kepada penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5). Kasus harian Covid-19 pada Minggu (18/10) bertambah sebanyak 4.105 kasus.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Kasus baru Covid-19 di Indonesia hari ini, Minggu (18/10) bertambah 4.105 sehingga totalnya mencapai 361.867 kasus. Penambahan kasus terbanyak terjadi di DKI Jakarta dengan 971 kasus diikuti Kalimantan Timur 382 kasus dan Jawa Tengah 356 kasus.

Data kasus baru tersebut didapatkan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 36.378 spesimen. Hingga  saat ini, total ada 4.056.336 spesimen yang telah diperiksa sejak awal pandemi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga mencatat dua provinsi tidak mengalami penambahan kasus yakni Kalimantan Tengah dan Maluku Utara. 

Sedangkan penambahan kasus di bawah 10 terdapat di tiga provinsi yakni Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo masing-masing tiga kasus. Wabah Covid-19 telah menjangkit di 500 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Untuk kasus kesembuhan, pemerintah mencatat hari ini terjadi penambahan 3.732 kasus atau total menjadi 285.324 kasus. Sedangkan kasus kematian pasien bertambah sebanyak 80 sehingga total menjadi 12.511 kasus.

Kasus kesembuhan tertinggi berada di DKI Jakarta dengan 1.041 pasien, Jawa Tengah 392 pasien, Jawa Timur 253 pasien dan Jawa barat 345 pasien. Sementara kasus meninggal dunia, tertinggi juga ada di DKI Jakarta dengan 17 kasus, diikuti Jawa Timur 15 kasus dan Sumatera Selatan 4 kasus. 

 

 

 

Satgas Penanganan Covid-19 terus mengingatkan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan ketat. Karena, kunci utama memutus mata rantai penyebaran virus corona bisa dilakukan melalui Gerakan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Langkah itu lebih efektif mencegah penularan jika dilakukan secara kolektif. "Kalau kita sudah patuh pada protokol kesehatan, jangan lupa mengingatkan orang lain untuk patuh pada protokol kesehatan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, beberapa waktu lalu.

Wiku menunjukkan bahwa beberapa jurnal internasional menyatakan bahwa mencuci tangan dengan sabun dapat menurunkan risiko penularan sebesar 35%.

Sedangkan memakai masker kain dapat menurunkan risiko penularan sebesar 45%, dan masker bedah dapat menurunkan risiko penularan hingga 70%. Yang paling utama, menjaga jarak minimal 1 meter dapat menurunkan risiko penularan sampai dengan 85%.

Editor: Ekarina

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait