Penggemar Mobil Tesla Paling Loyal di Dunia

Sebanyak 70,7% pemilik Tesla yang menjual produknya akan kembali membeli mobil merek ini dengan tipe baru lainnya.
Image title
Oleh Ekarina
4 Januari 2021, 11:55
Tesla, Otomotif, Brand, Merek, Mobil Listrik, Pandemi Corona, Covid-19.
ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song
Mobil Tesla Model-3 buatan Tiongkok terlihat dalam acara pengiriman di pabriknya di Shanghai, Selasa (7/1/2020). Tesla menjadi brand dengan loyalitas konsumen tertinggi di dunia.

Riset perusahaan analis data Experian menunjukkan produsen mobil listrik Tesla menjadi brand dengan loyalitas tertinggi di antara merek mobil dunia pada 2020.  Brand lain yang memiliki loyatitas tinggi di tempat berikutnya adalah Subaru, Toyota, Honda, dan Ford dan General Motors (GM) dalam hal loyalitas merek di segmen pabrikan. 

"Loyalitas kendaraan adalah metrik untuk mengukur tingkat kesetiaan pelanggan," kata Konsultan Otomotif Senior untuk Experian, Marty Miller dikutip dari Forbes, Senin (4/1).

Experian mengukur loyalitas dengan beberapa cara berbeda. Loyalitas merek merupakan merek yang tetap digunakan atau dibeli kembali oleh konsumen ketika kendaraan sebelumnya dijual atau dialihka ke tangan lain. 

Experian juga mengukur loyalitas model, layanan, dealer dan lainnya. Sedangkan dalam hal loyalitas rumah tangga, lembaga ini juga mengukur bagaimana pembeli dalam satu rumah memiliki kendaraan dengan merek yang sama. 

Advertisement

Hasilnya, diketahui bahwa Subaru dan Tesla memimpin kedua kategori tersebut untuk periode 12 bulan yang berakhir Juli 2020.

"Satu hal yang konsisten saat ini, bahkan ketika volume kendaraan menurun, kami menemukan bahwa Tesla dan Subaru memimpin kedua metrik loyalitas selama periode tersebut," kata Miller.

Sebanyak 70,7% pemilik Tesla yang menjual produknya akan kembali membeli mobil merek ini dengan tipe baru lainnya. Sedangkan, 74,7% pemilik Tesla menunjukkan kesetiaan penggunaan merek ini di kategori rumah tangga.

Subaru berada di urutan ke dua dengan 67,8% loyalitas merek untuk kepemilikan yang sama, dan 72,2% loyalitas untuk rumah tangga. 

Hingga kuartal ketiga 2020 secara tahunan (year on year), Tesla adalah satu-satunya merek otomotif yang mampu mencetak kenaikan 21,4% selama pandemi corona menjadi sekitar 196.000, menurut Pusat Data Berita Otomotif.

Sedangkan penjualan Subaru turun 16,9% sepanjang kuartal ketiga tahun ini dengan total penjualan industri menurun 18,4%. Namun demikian, Subaru mampu mempertahankan pangsa pasar.

Experian juga mencatat, General Motors sebagai brand paling setia memproduksi kendaraan lain dengan tingkat loyalitas pabrikan 68,4%. Merek kendaraan baru yang diproduksi GM di pasar AS antara lain Chevrolet, Buick, GMC, dan Cadillac.

Sementara Loyalitas pabrikan terhadap Toyota Motor Sales USA, yaitu Toyota dan Lexuss tercatat sebesar 65,8%.

Lonjakan Penjualan

Di tengah goncangan bisnis akibat pandemi Covid-19, Tesla justru mencatat peningkatan penjualan selama 2020. Pada Sabtu (2/1) lalu, perusahaan melaporkan kenaikan produksi dan penjualan. 

Dalam situsnya, perusahaan mengatakan telah mengirimkan 180.570 mobil pada kuartal keempat, sehingga total penjualan speanjang 2020 menjadi 499.550 unit, naik 36% dari 2019. 

Sedangkan produksi Tesla pun melonjak 40% menjadi 509.737 mobil pada 2020. Capaian produksi dan penjualan ini menjadi rekor baru bagi produsen mobil listrik Tesla. 

CEO Tesla, Elon Musk berhasil meraup sejumlah keuntungan tahun ini, termasuk dari saham, pabrik baru, dan serangkaian keuntungan lain. Elon bahkan tahun ini dinobatkan sebagai orang terkaya kedua di dunia dengan kekayaan sebesar US$ 140 miliar. Dia berhasil menggeser posisi pendiri Microsoft Bill Gates dengan kekayaan US$ 129 miliar. Simak datanya dalam databoks berikut:

Analis Wedbush, Dan Ives dalam catatannya untuk investor menulis, penjualan Tesla bullish beberapa minggu terakhir lantaran terdorong oleh tanda-tanda permintaan yang kuat dari pasar luar negeri.

"Kami percaya, mengingat kekuatan di Tiongkok, sekalipun terlambat Eropa dan AS, angka 190.000 hingga 200.000 kendaraan berada dalam jangkauan di kuartal keempat," tulisnya, dikutip dari New York Times. 

Namun, perusahaan ini kemungkinan bakal menghadapi persaingan yang lebih ketat pada 2021. Ford Motor baru-baru ini mulai mengirimkan kendaraan sport elektrik Mustang Mach E kepada pelanggan.

Sementara, perusahaan start-up otomotif Amerika Serikat (AS), Rivian, akan mulai menjual truk pickup elektrik dan S.U.V. musim panas mendatang. Beberapa produsen mobil lain juga akan bergabung.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait