RedDoors & OYO Gelar Diskon, Upaya Dorong Okupansi di Masa Pandemi

Melalui program Harbolnas ini, OYO menargetkan dapat meningkatkan penjualan hingga 30% dibandingkan periode normal.
Image title
Oleh Ekarina
8 September 2020, 19:55
OYO, RedDoors, Perhotelan, Penginapan, Pandemi Covid-19
OYO / Youtube
ilustrasi penginapan OYO di Jakarta. OYO ikut menawarkan diskon hotel dan penginapan dalam rangka harbolnas 2020.

Pandemi corona menekan memukul kinerja perhotelan dan pariwisata dalam negeri. Seiring pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi dan pembukaan destinasi wisata di zona hijau, minat wisata lokal mulai meningkat.

Perusahaan pemesanan penginapan dan perhotelan RedDoorz dan OYO menyasar kembalinya geliat pariwisata. Keduanya berlomba memulihkan okupansi penginapan melalui program Hari Belanja Hotel Nasional (Harbolnas) dengan tawaran diskon hingga 99%.

Harbolnas diharapkan memulihkan pariwisata domestik di masa normal baru, tentunya dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.

Country Marketing Director RedDoorz Indonesia, Sandy Maulana mengatakan pandemi Covid-19 menyebabkan bisnis pemesanan hotel dan penginapan perusahaan ikut terimbas.  

Namun, tingkat okupansi RedDoorz mulai meningkat 2 kali lipat pada Agustus 2020 dibanding saat awal pandemi terjadi. Peningkatan ini terjadi sejak adanya PSBB transisi yang menyebabkan minat travelling masyarakat meningkat.

Perubahan tren travelling akibat pandemi memberi peluang  bertumbuhnya sektor pariwisata terutama dari turis domestik. Hal ini terlihat dari survey konsumen RedDoorz di mana lebih dari sepertiga responden berencana untuk melakukan wisata di bulan ini.

Sedangkan 49,8% responden berencana melakukan perjalanan wisata dalam 1-3 bulan ke depan terlebih pemerintah mulai melonggarkan PSBB dan membuka pergerakan antarkota.

“Saatnya masyarakat melakukan perjalanan domestik untuk mengeksplor negara sendiri, tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan. RedDoorz memberikan support berupa hotel dengan harga terjangkau, namun bersertifikasi higienitas,” kata Sandy dalam virtual media interview, Selasa (8/9).

Dalam program Harbolnas, RedDoorz menawarkan potongan harga kamar hingga 99% untuk periode booking 7-9 September 2020, dan harga kamar spesial mulai dari Rp 99.000 per malam pada  periode booking 7-14 September 2020. 

Adapula Flash sale diskon 40% dan 50%, serta hadiah motor TVS bagi yang melakukan pemesanan kamar hingga 10 September 2020. Melalui program ini, pengguna dapat memesan kamar hotel dengan maksimum check in hingga 15 Desember 2020.

Sedangkan untuk keamanan pengguna, perusahaan memastikan mitra propertinya telah menerapkan protokol kesehatan dan standar kebersihan dan sanitasi yang tersertifikasi program HygienePass.

HygienePass merupakan sertifikasi program untuk sanitasi hotel atau akomodasi yang berkolaborasi dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI). Layanan ini antara lain mencakup  pengecekan suhu, screening history perjalanan, hingga pembersihan area hotel.

Hingga kini, RedDoorz telah berkolaborasi dengan lebih dari 1500 mitra hotel yang ada di platform dalam mewujudkan program Harbolnas. Selain itu, perusahaan juga bekerja sama dengan provider jaringan Tri untuk mempromosikan kampanye  ini. Nantinya dalam platform loyalty Tri akan terdapat diskon khusus selama pelaksanaan Harbolnas.

Startegi serupa juga dilakukan kompetitor RedDoors, yakni OYO. Jaringan perusahaan hotel asal India ini juga mengadakan promo diskon Harbolnas yang berlangsung sejak 9 September hingga 11 September 2020.

Dalam strategi promosinya, OYO memberikan penawaran harga flat istimewa di beberapa mitra hotel pilihan, flash sale diskon special hingga 50%. Selain itu, perusahaan juga menawarkan promo referensi aplikasi OYO ke teman atau kerabat untuk memenangkan kupon harga menarik.

Strategi OYO

Berbeda dengan pesaingnya, OYO bekerja sama dengan e-commerce flash sale Traveloka dan salesprice di Tiket.com dalam kampanye promosi Harbolnas. Program promosi OYO sendiri dapat dinikmati oleh pelanggan hingga akhir bulan September.

Country Sales and Marketing Head OYO Hotels and Homes, Andreas Agung Hendrawan mengatakan program Harbolnas ini menjadi momentum bagi perusahaan dalam meningkatkan performa bisnis serta memberi kepuasan pengguna. 

“Kami tetap menjadikan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama. Kami juga terus mengimbau kepada setiap tamu untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah, selama menginap di properti kami,” kata Andreas kepada Katadata.co.id, Selasa (8/9).

Andreas berharap melalui program Harbolnas ini, OYO menargetkan dapat meningkatkan penjualan hingga 30% dibandingkan periode normal.

Guna menjaga keamanan pariwisata di tengah pandemi, OYO menerapkan kualifikasi standar kesehatan dalam menyambut kenormalan baru. Melalui program Sanitized Stay, sejumlah 500 mitra usaha OYO telah  mengikuti pelatihan dan menerapkan standar tersebut. 

Mitra hotel wajib menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan rutin melakukan desinfeksi ke seluruh area. Selain itu, pemesanan dan pembayaran kamar hotel juga dilakukan secara daring untuk meminimalisasi kontak tatap muka.

Reporter/ Penyumbang Bahan: Agatha Lintang (Magang) 

 

Editor: Ekarina

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait