Gandeng 6 Kementerian dan Lembaga, Gojek Dorong UMKM Go Digital

Pada 2018 kontribusi ekosistem Gojek terhadap perekonomian lndonesia ditaksir mencapai Rp 55 triliun dengan asumsi 100% mitra aktif.
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
27 Agustus 2019, 22:06
logo baru gojek
Katadata/desy setyowati
logo baru gojek

Perusahaan layanan on demand Gojek bersama enam kementerian dan lembaga (K/L) bekerjasama mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi digital. Hal ini dilakukan melalui inisiasi program Gojek Wirausaha dengan program pelatihan kepada lebih dari 14 ribu UMKM se-lndonesia.

Program ini dilakukan di 17 kota di Indonesia melalui kolaborasi dengan 26 komunitas dan institusi pemerintah. 

Adapun enam kementerian/Iembaga tersebut adalah Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perindustrian, Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Direktorat Jenderal Pajak-Kementerian Keuangan.

(Baca: Kontroversi Gojek di Malaysia, Ribuan Ojek Online Demo Pekan Depan)

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara dengan'pertumbuhan ekonomi digital tercepat. Potensi tersebut, harus dimanfaatkan oleh para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di lndonesia.

"(Pemanfaatan potensi) ini agar kita bisa terus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Saya yakin, pemanfaatan platform digital mampu membuka akses bagi UMKM untuk naik kelas, mulai dari pasar yang lebih luas hingga pengelolaan usaha yang lebih baik," ujar Triawan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/8).

Chief Public Policy and Government Relations Gojek Group Shinto Nugroho mengatakan, perusahaan berupaya menjawab tantangan yang dihadapi UMKM dengan memberikan kesempatan berkembang dengan memanfaatkan teknologi.  Kemampuan dan pengetahuan juga ditingkatkan dengan pelatihan dan modul.

”Sejalan dengan visi Pemerintah Indonesia mencanangkan SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas sebagai modal penting memasuki era ekonomi berbasis digital, kami melihat bahwa teknologi dapat memicu mereka untuk terus mengembangkan bisnis dan menjadi naik kelas," ujar Shinto.

(Baca: Saingi Gojek, Grab Akan Investasi Ratusan Juta Dolar AS di Vietnam)

Shinto melanjutkan, pencapaian perusahaan masuk dalam daftar 50 Perusahaan yang mengubah dunia versi majalah Fortune dalam membantu UMKM untuk naik kelas, dibuktikan berdasarkan kajian Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI). 

Riset itu menyebutkan, pada 2018 kontribusi ekosistem Gojek terhadap perekonomian lndonesia ditaksir mencapai Rp 55 triliun dengan asumsi 100% mitra aktif.

Masih menurut riset itu, 93% mitra UMKM GoFood disebut mengalami peningkatan volume transaksi dan 85% mitra UMKM menginvestasikan kembali hasil penjualan di GoFood ke dalam usaha mereka.

"Dengan hasil usaha yang diinvestasikan kembali ke dalam usahanya, mitra bisa terus mengambangkan usahanya. Ini sejalan dengan visi kami, untuk membantu UMKM untuk terus naik kelas," ujarnya.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Mohammad Rudy Salahuddin mengatakan, pemerintah mengapresiasiprogram yang diinisiasi oleh platform digital seperti Gojek untuk mendorong keterlibatan UMKM lokal terutama produsen dalam platform digital.

"Kami harapkan akan lebih banyak mengadakan program sejenis sehingga lebih banyak pula UMKM yang dapat memanfaatkan platform digital. Sebab, hal tersebut sejalan dan akan menguatkan pelaksanaan program prioritas pemerintah untuk lebih mendorong pengembangan sektor ekonomi digital ke depan," ujarnya.

Adapun program Gojek Wirausaha merupakan  program pelatihan berbisnis yang diberikan oleh Gojek kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka. Program ini bertujuan untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan membangun bisnis agar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia agar bisa menjadi naik kelas dengan masuk ke dunia digital.

(Baca: Tingkatkan Layanan, Gojek Latih 500 Mitra Pengemudi Tiap Bulan)

Melalui Gerakan Online Nusantara, Gojek Wirausaha mendorong lebih banyak Iagi UMKM Go Online. Langkah itu dilakukan melalui pemberian akses bagi UMKM yang sudah mengikuti pelatihan untuk masuk ke platform digital melalui ekosistem Gojek yakni GoFood, GoPay serta Arisan Mapan serta kolaborasi dengan komunitas dan institusi pemerintah.

Materi yang dibawakan dalam pelatihan itu pun beragam, yakni sesuai dengan level kesiapan usaha mulai dari tingkat pemula, menengah dan lanjutan.

Selain memberikan akses pada platform digital, Gojek juga memberikan materi seperti digital marketing, pengemasan produk, fotografi produk, manajemen bisnis, dan sebagainya untuk memperluas akses pelaku UMKM.

Reporter: Cindy Mutia Annur
Editor: Ekarina

Video Pilihan

Artikel Terkait