Diklaim Aman, Aplikasi Rapat Milik Telkomsel Dipakai Ratas Presiden

Dalam uji coba kemarin, rapat terbatas yang diikuti 48 peserta, termasuk host berlangsung lancar tanpa hambatan.
Image title
22 April 2020, 10:56
Diklaim Aman, Aplikasi Rapat Telkomsel Digunakan Dalam Ratas Presiden.
Katadata
Presiden Jokowi melakukan rapat terbatas (ratas) bersama menteri kabinet secara virtual. Aplikasi besutan PT Telkomsel telah digunakan presiden dalam rapat yang yang digelar kemarin.

Perusahaan telekomunikasi Telkomsel, kini telah memiliki layanan video conference, yang dapat dipakai untuk kegiatan rapat virtual. Aplikasi ini diklaim aman dan telah digunakan presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas (ratas)bersama menteri kabinet kemarin, Selasa (21/4).

Aplikasi percakapan milik Telkomsel yang serupa Zoom ini bernama CloudX. Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan,  presiden Jokowi menginginkan aplikasi yang lebih aman setelah mencoba beberapa aplikasi rapat online termasuk Zoom.

(Baca: Telkomsel dan Kominfo Kembangkan CloudX Meeting Sebagai Pengganti Zoom)

Dalam uji coba kemarin, ratas yang diikuti 48 peserta, termasuk host dari Sekretaris Kabinet (Setkab) berlangsung lancar tanpa hambatan. "Tidak ada hambatan sama sekali dan terbukti lebih aman," kata Setyanto dalam video conference pada Selasa (21/4). 

Telkomsel sebenarnya memiliki layanan rapat online CloudX Meeting yang diluncurkan pada Januari lalu. Layanan itu tersedia untuk konsumen korporasi (enterprise). Ke depan, seiring meningkatnya permintaan, Telkomsel berencana mengembangkan layanan itu agar bisa digunakan untuk konsumen non-korporasi.

VP Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan, perusahaan akan berkoordinasi dengan kementerian untuk pengembangan aplikasi tersebut jika dibutuhkan. "Telkomsel siap mendukung dan berkoordinasi secara teknis jika dibutuhkan," ujar dia. 

Menurutnya, penggunaan CloudX Meeting melonjak setelah masyrakat bekerja dari rumah akibat pandemi corona. Trafik data pun meningkat 18% dan diperkirakan terus meningkat  menjadi 20% saat ramadan.

(Baca: WhatsApp Tambah Peserta Panggilan Video, Siap Bersaing dengan Zoom)

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan layanan data dan internet, Telkomsel menyiapkan 11 ribu Base Transceiver Station (BTS) untuk 4G dan tambahan 69 unit Compact Mobile BTS (COMBAT). Saat ini, perusahaan memiliki 219 ribu unit BTS di seluruh Indonesia. 

Sebelumnya, Menteri Kominfo Johnny G Plate mengatakan bahwa kementerian berencana membuat aplikasi sebagai alternatif Zoom. "Aplikasi khusus itu kami sedang mempelajari," kata dia beberapa waktu lalu (7/3). 

Johnny mengatakan, Telkomsel sedang menyiapkan model layanan yang sama untuk rapat virtual bagi pengguna di Indonesia. Kementerian juga tengah menyiapkan aplikasi video conference untuk internal. "Kami lagi menjajaki (aplikasi rapat online). Nanti kami akan update perkembangannya," ujar Johnny.

 

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait