IHSG Diramal Bertahan di Zona Hijau, Saham Konstruksi Direkomendasi

Investor masih optimis dengan aset beresiko seperti saham, seiring rencana pengurangan pajak di Tiongkok untuk mengatasi kelesuan bisnis di negaranya.
Image title
18 Februari 2020, 06:27
IHSG Diramal Bertahan di Zona Hijau, Saham Konstruksi Direkomendasi.
ANTARA FOTO/Reno Esnir
Pengunjung mengamati layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/2). IHSG diprediksi bergerak menguat seiring optimisme investor terhadap aset beresiko seperti saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak ke area positif pada perdagangan pada Selasa (18/2) yang dipicu oleh optimisme pasar terhadap sentimen global. Pada perdagangan kemarin, indeks saham ditutup menguat tipis 0,01% di level 5.867.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi mengatakan, IHSG hari ini akan bergerak menguat berdasarkan analisis secara teknikal. Menurutnya, investor masih optimis pada aset beresiko seperti saham, seiring rencana Tiongkok mengurangi pajak dan biaya perusahaan di tengah kelesuan aktivitas ekonomi negaranya akibat wabah virus corona. 

"Tiongkok akan membiarkan bank menyalurkan lebih banyak pinjaman meskipun berpotensi bermasalah, guna menopang perekonomian di tengah krisis kesehatan negaranya," kata Nafan dalam risetnya seperti yang diterima katadata, Selasa (18/2).

(Baca: IHSG Awal Pekan Diramal ke Zona Hijau, Saham LQ45 Direkomendasikan)

Dengan demikian, dia memprediksi IHSG bakal bergerak di zona hijau hari ini dengan area support dan resistance di rentang level 5.850 hingga 5.930.

Dia pun merekomendasikan beberapa saham yang menarik dicermati investor secara teknikal diantaranya, saham perusahaan aneka industri seperti PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Selanjutnya saham konsumer dan konstruksi, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Waskita Karya Tbk (WSKT), PT PP Tbk (PTPP), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).

Analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper Jordan juga berpendapat senada. Menurutnya, IHSG  berpotensi menguat dengan area resistance di rentang 5.889 hingga 5.877. Sedangkan di area support, IHSG diramal bergerak di rentang 5.853 hingga 5.841.

"Hal ini mengindikasikan adanya potensi rebound dalam jangka pendek. Namun, penguatan ini diperkirakan hanya akan bersifat sementara," katanya.

(Baca: Anjlok 6,48% Sejak Awal Tahun, Begini Prediksi IHSG Hingga Akhir 2020)

Advertisement

Dia pun merekomendasikan beberapa saham yang menurutnya menarik dicermati investor, seperti PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Waskita Precast Beton Tbk (WSBP), dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA).

Sementara Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama juga memperkirakan IHSG masih melaju di zona hijau. "Mengindikasikan ada potensi penguatan pada pergerakan IHSG  menuju ke resistance terdekat," katanya.

Di area resitance, IHSG menurutnya bakal bergerak di level 5.939 hingga 5.988. Sementara, area support hari ini berada pada rentang 5.839 hingga 5.767.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT).

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait