Investor Cermati Dampak Corona ke Ekonomi, IHSG Diprediksi Bervariasi

Investor yang mencermati dampak lanjutan virus corona terhadap perekonomian.Saham emiten farmasi masuk dalam saham yang direkomendasi analis.
Image title
31 Januari 2020, 07:06
Investor Cermati Dampak Corona ke Ekonomi, IHSG Diprediksi Bervariasi.
Ilustrasi monitor pergerakan bursa saham saat pembukaan perdagangan saham tahun 2020 di gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (2/1/2020). IHSG hari ini, Jumat (31/1) diprediksi bervariasi karena banyak investor menermati dampak lanjutan virus corona terhadap ekonomi.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (31/1) diprediksi bervariasi oleh beberapa analis pasar modal setelah kemarin ditutup turun 0,91% ke level 6.057,59. Salah satu sentimen yang mempengaruhi pasar hari ini diprediksi masih datang dari sikap investor yang mencermati dampak lanjutan virus corona terhadap perekonomian.

Hingga kemarin, Kamis (31/1), jumlah korban virus corona kembali bertambah jadi 170 orang dan 7.711 lainnya terinfeksi, menurut otoritas kesehatan Tiongkok. Penyebaran wabah virus menjadikan sejumah negara khawatir dan mulai mengevakuasi warganya dari Tiongkok.

Tiongkok telah mengisolasi sejumlah wilayah untuk mencegah penyebaran virus ke wilayah lain. Virus yang diduga berasal dari kota Wuhan, provinsi Hubei, Tiongkok Tengah itu kini telah menyebar hingga ke 15 negara. 

"Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan wabah virus kemungkinan akan melanda ekonomi Tiongkok dan bisa meluas. Namun, masih terlalu dini untuk menilai dampaknya terhadap AS," kata analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi dalam risetnya.

(Baca: Dipengaruhi Virus Corona, IHSG Turun 0,91% Ikuti Kejatuhan Bursa Asia)

Advertisement

Sehingga, secara analisis teknikal diperkirakan IHSG akan lebih cenderung terkonsolidasi atau mencari pergerakan baru pada perdagangan akhir pekan ini. Dengan demikian, IHSG diprediksi akan bergerak di area support-resistance pada rentang 6.015-6.065.

Beberapa saham rekomendasi yang menurutnya dapat dicermati investor di antaranya sasham emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA), PT Kino Indonesia Tbk (KINO), PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Perusahan Gas Negara Tbk (PGAS).

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama menilai IHSG hari ini akan bergerak menguat.

"Potensi rebound pada pergerakan IHSG masih terbuka lebar sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," katanya.

(Baca: Bursa Saham Asia Berguguran di Tengah Kekhawatiran Virus Corona)

Area resistance pada perdagangan hari ini, diprediksi berada pada rentang 6.086 hingga 6.149. Sementara, area support, diperkirakan akan berada pada rentang 6.022 hingga 5.988.

Adapun sejumlah saham rekomendasi yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain saham emiten otomotif PT Astra International Tbk (ASII), PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), PT  Semen Indonesia Tbk (Persero) Tbk (SMGR) dan PT United Tracktors Tbk (UNTR).

Berbeda dengan dua analis sebelumnya, analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memperkirakan, IHSG bakal terkroeksi dengan area support antara 6.028 hingga 5.997. Sementara, prediksi area resistance berada pada rentang 6.161 hingga 6.110.

"Ini mengindikasikan tren pelemahan masih akan berlanjut, Namun tren pelemahannya diperkirakan akan mulai terbatas," katanya.

(Baca: Jepang Ingatkan Risiko Ekonomi Negaranya Akibat Virus Corona )

Beberapa saham rekomendasi Dennies untuk perdagangan hari ini, di antaranya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero) Tbk (TLKM), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait