IHSG Diprediksi Naik, Saham Sektor Tambang dan Kebun Direkomendasikan

IHSG diprediksi menguat di tengah penantian investor akan hasil pertemuan The Fed dan outlook perekonomian AS.
Image title
29 Januari 2020, 08:15
IHSG, The Fed, Investor, Saham, Pertambangan, Perkebunan
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Pekerja melintas di dekat layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Sejumlah analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perdagangan Rabu (29/1) bergerak menguat. Adapun, pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 0,36% di level 6.111,1 akibat sejumlah sentimen pasar global, seperti merebaknya virus corona. 

Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi mengatakan, berdasarkan analisis secara teknikal, IHSG diprediksi bakal bergerak menguat dengan rentang support dan resistance di rentang 6.100 dan 6.200.

"Investor akan menanti pertemuan The Fed pada hari Rabu dengan sejumlah outlook perekonomian AS," kata Lanjar melalui risetnya. 

Bank sentral Amerika Serikat (AS) akan mengumumkan tingkat suku bunga hari ini Konsensus analis memperkirakan, The Fed akan mempertahankan tingkat suku bunga.

(Baca: Terhantam Sentimen Virus Corona, IHSG dan Bursa Asia Berguguran)

Di tengah penantian tersebut, dia pun merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor, seperti saham emiten perkebunan PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP), PT Astra Agro Lestari Tbk  (AALI), PT Salim Ivomas Pratama TBk (SIMP).

Advertisement

Kemudian, dia juga merekomendasikan saham emiten konstruksi seperti PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT),PT Malindo Feedmill Tbk  (MAIN), PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).

Lalu, ada pula beberapa saham konstruksi dan pertambangan seperti PT Perusahan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT  Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Vale Indonesia Tbk (INCO),  PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF).

Analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper Jordan pun memperkirakan IHSG hari ini bakal bergerak menguat dengan rentang resistance  di level 6.144 hingga 6.128. Sedangkan di area support berada di level 6.080 hingga 6.048.

"Ini mengindikasikan rentang pelemahan sudah sangat terbatas sehingga ada potensi technical rebound dalam jangka pendek," ujarnya.

Dia pun merekomendasikan perdangan hari ini di antaranya PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

(Baca: Terdampak Isu Virus Corona, IHSG Sesi Pertama Turun 1,1%)

Sedangkan Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama juga memprediksi IHSG hari ini bakal naik berdasarkan analisisnya secara teknikal. "Ada potensi rebound pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," katanya.

Area resistance dari gerak indeks pasar saham hari ini menurutnya akan berada di rentang 6.149,02 hingga 6.190,52. Sementara, area support pertama maupun kedua memiliki rentang pada level 6.065,51 hingga 6.022,60.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait