Serah Terima Jabatan, Darmin Ingatkan Airlangga Soal Inflasi Pangan

Darmin meminta mantan perindustrian itu untuk berfokus pada masalah perekonomian, salah satunya inflasi pangan.
Agatha Olivia Victoria
Oleh Agatha Olivia Victoria
23 Oktober 2019, 21:56
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) menerima buku memori jabatan Menko Perkonomian dari pejabat lama Darmin Nasution, dalam serah terima jabatan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/10/2019). Mantan Menteri Perindustrian Airlangga H
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) menerima buku memori jabatan Menko Perkonomian dari pejabat lama Darmin Nasution, dalam serah terima jabatan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/10/2019). Mantan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengemban mandat sebagai Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian periode  2014-2019 Darmin Nasution melakukan serah terima jabatan (sertijab) dengan Menko Perekonomian 2019-2024 Airlangga Hartarto. Dalam acara tersebut, Darmin meminta mantan perindustrian itu untuk berfokus pada masalah perekonomian, salah satunya inflasi pangan.

Darmin mengatakan, pangan merupakan persoalan yang kerap menjadi sorotan publik. “Jangan lupa mengikuti inflasi. Jangan sampai ketika ditanya inflasi berapa, bingung, repot itu,” kata Darmin di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu, (23/10).

Darmin juga menerangkan tugas dari Menko Perekonomian yang agak berbeda dengan kementerian teknis. Pasalnya, terdapat setidaknya 10 kementerian teknis yang berada di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian.

(Baca: Pengusaha Minta Menteri Bidang Ekonomi dari Parpol Unjuk Kemampuan)

Menanggapi hal tersebut, Airlangga menyatakan bahwa dirinya siap melanjutkan tugas Darmin. 

Selain itu, ia juga akan mengantisipasi potensi resesi dengan memperhatikan pasar domestik dengan meningkatkan kapasitas dalam negeri. Hal ini menurutnya akan kembali didetailkan melalui kementerian teknis.

Ia pun mengaku akan bekerja keras dan cepat dalam mewujudkan mimpi Indonesia menjadi negara maju pada 2045, sebagaimana yang diamanatkan Presiden Jokowi pada Pidato Pelantikan Presiden yang lalu.

Pada kesempatan tersebut presiden menekankan lima program prioritas untuk mewujudkan mimpi tersebut, yaitu pembangunan sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

Airlangga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Darmin yang telah bekerja keras, terutama dalam mengkoordinasikan, merumuskan, melaksanakan dan mengawal seluruh kebijakan ekonomi Indonesia.

(Baca: Tim Ekonomi Kabinet Jokowi: Enam Politisi Pegang Posisi Penting)

Sehingga, perekonomian nasional masih mampu mempunyai kinerja baik di tengah ketidakpastian perekonomian global. “Kami juga berharap, dengan keahlian dan pengalaman panjang di bidang perekonomian, Pak Darmin akan terus memberikan sumbangsih pemikiran untuk keunggulan ekonomi kita menuju Indonesia Maju,” tutupnya.

Acara sertijab turut dihadiri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Kemudian, Sofyan Djalil, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah, para pejabat Pimpinan Tinggi di lingkungan Kemenko Perekonomian.

Reporter: Agatha Olivia Victoria
Editor: Ekarina

Video Pilihan

Artikel Terkait