Menjelang Rilis Laporan Keuangan, IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan

Investor tengah bersiap untuk menyambut musim laporan keuangan triwulan III 2019 yang biasanya dibuka oleh emiten sektor keuangan.
Image title
Oleh Ihya Ulum Aldin
16 Oktober 2019, 06:52
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (13/9/2019), diperkirakan masih akan tertekan, setelah kemarin IHSG ditutup dengan pelemahan 0,62%. IHSG melemah 0,62% ke level 6.342,17 setelah 6 hari secara beruntun mencetak reli denga
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (13/9/2019), diperkirakan masih akan tertekan, setelah kemarin IHSG ditutup dengan pelemahan 0,62%. IHSG melemah 0,62% ke level 6.342,17 setelah 6 hari secara beruntun mencetak reli dengan indeks Nikkei menguat 0,75%, indeks Shanghai naik 0,75%, indeks Hang Seng jatuh 0,26%, dan indeks Straits Times melemah 0,38%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (16/10) diprediksi kembali melanjutkan penguatan secara teknikal. Pergerakan indeks ke arah positif hari ini akan dipengaruhi oleh faktor global maupun dalam negeri, menjelang rilis laporan keuangan perusahaan. 

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 0,51% ke level 6.158,17.

Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama memprediksi IHSG hari ini berpeluang melaju ke zona hijau. "Ada potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG hari ini sehingga berpotensi menuju ke area resistance," katanya melalui risetnya.

(Baca: IHSG Berhasil Naik Meski Investor Asing Jual Bersih Saham Rp 383 M)

Area resisitance pertama dan kedua IHSG hari ini diprediksi bergerak pada rentang 6.169,10 hingga 6.196,89. Sementara, untuk area support pertama dan kedua IHSG akan berada di rentang di level 6.121,86 hingga 6.105,8.

Adapun sejumlah saham yang bisa menjadi pertimbangan investor yaitu,  PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Alam Sutera Realty (ASRI), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Hal senada juga diungkap Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper Jordan. Secara teknikal, IHSG hari ini mengindikasikan tren penguatan jangka pendek.

Menurutnya, level resisitance pertama dan kedua IHSG hari ini memiliki rentang pada level 6.185 hingga 6.173. Sementara, area support pada IHSG hari ini memiliki rentang level 6.131 hingga 6.150.

"Pergerakan diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen global," kata Dennies dalam risetnya. Beberapa saham yang direkomendasikan olehnya antara lain PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

(Baca: Ada Potensi Damai Dagang AS-Tiongkok, IHSG Sesi I Melesat Naik 1%)

Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi juga menjelaskan, secara teknikal IHSG berpotensi melanjutkan penguatan cukup besar. "Sehingga kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak melanjutkan penguatannya dengan support resistance di level 6.130-6.220," kata Lanjar.

Lanjar mengatakan, investor tengah bersiap untuk menyambut musim laporan keuangan triwulan III 2019 yang biasanya dibuka oleh emiten sektor keuangan.

Selain itu, investor juga akan melihat data tingkat inflasi Eropa, serta data penjualan retail dan stok persediaan minyak di AS.

Karena itu, beberapa rekomnedasi saham yang menurutnya menarik diperhatikan investor pada perdagangan hari ini di antaranya, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Sri Rejeki Isman (SRIL).

Kemudian, ada pula saham PT Adaro Energy (ADRO) Tbk, PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT PTPP Tbk (PTPP), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Ekarina

Video Pilihan

Artikel Terkait