Terkerek Tarif Pesawat, Survei BI Inflasi Pekan IV Desember 0,56%

Inflasi pada bulan ini dipengaruhi faktor musiman, seperti tarif angkutan udara serta peningkatan bahan makanan seperti telur ayam dan daging ayam.
Image title
Oleh Rizky Alika
28 Desember 2018, 17:11
Pesawat Garuda
Arief Kamaludin|KATADATA

Survei Pemantauan Harga Bank Indonesia (BI) menunjukan laju inflasi  hingga minggu keempat Desember 2018 sebesar 0,56% secara bulanan (month on month). Dengan demikian, inflasi berada di level 3,07% secara tahunan.

"Itu menunjukan inflasi tetap rendah dan terkendali, lebih rendah dari perkiraan kami sebelumnya 3,2% di tahun 2018," kata Gubernur BI Perry Warjiyo saat ditemui di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (28/12).

(Baca: Per Minggu Pertama 0,3%, Inflasi Tahun Ini Bisa Terendah dalam 8 Tahun)

Ia pun mengatakan inflasi pada bulan ini dipengaruhi faktor musiman, seperti tarif angkutan udara serta peningkatan bahan makanan yaitu telur ayam dan daging ayam. Namun, secara keseluruhan inflasi tersebut menurutnya masih rendah dan terkendali.

Perry juga memperkirakan inflasi pada tahun depan masih akan terkendali pada titik tengah dengan perkiraan inflasi, yaitu sebesar 3,5%. Dengan demikian, pemerintah memperkirakan inflasi 2019 akan berada pada kisaran 2,5-4,5%.

(Baca: Gubernur BI Cermati Tiga Tantangan Ekonomi Global Tahun Depan)

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution justru melihat potensi inflasi menyentuh level 2% tahun ini, atau mirip realisasi sembilan tahun lalu di 2009. Hal itu sejalan denganperkembangan inflasi yang sebesar 2,50% sepanjang Januari-November (year to date), dan 3,23% secara tahunan (year on year).

Optimisme capaian inflasi rendah juga dituturkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, meskipun, ia masih menyebut level inflasi masih sesuai dengan perkiraan pemerintah 3,2%.

"Perkiraan 3,2% sesuai dengan Presiden. Inflasi masih di dalam range APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 2,5-4,5%," kata dia.

Editor: Ekarina

Video Pilihan

Artikel Terkait