IHSG Semester I-2020 Anjlok, Beberapa Saham ini Meroket Hingga 200%

Saham yang naik paling signifikan sepanjang semester I-2020 dicatat emiten farmasi PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) hingga 208%.
Image title
1 Juli 2020, 14:27
IHSG Semester I-2020 Anjlok, Beberapa Saham ini Meroket Hingga 200%.
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Layar pergerakkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sejumlah saham naik signfikan pada semester I 2020 di tengah penurunan kinerja IHSG.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di level 4.905,39 pada perdagangan terakhir semester I 2020. Secara akumulatif, indeks terkoreksi 22,13% dibandingkan akhir tahun lalu. Meski begitu, terdapat beberapa saham yang menguat hingga dua ratus persen sepanjang enam bulan pertama tahun ini.

Berdasarkan data RTI Infokom, saham yang naik paling signifikan sepanjang semester I-2020 dicatat emiten farmasi PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) dengan peningkatan hingga 208,08% di harga Rp 610 per saham. Posisi selanjutnya, ada saham emiten sektor logistik PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) yang meroket hingga 122,89% menjadi di level Rp 1.850 per saham.

Lalu, saham perusahaan pemegang lisensi gerai kecantikan dan perawatan tubuh Watson yakni PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) menguat 100% di Rp 600 per saham sepanjang semester I-2020. Begitu juga dengan emiten pelayaran, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) yang naik 90,12% di Rp 308 per saham dan emiten makanan PT Siantar TOP Tbk (STTP) yang naik 77,78% di Rp 8.000 per saham.

(Baca: Turun 22%, IHSG jadi Indeks Saham Berkinerja Terendah di Asia Pasifik)

Advertisement

Sementara itu, sejumlah saham juga terpantau menurun. Penurunan signifikan dicatat emiten perdagangan dan telekomunikasi PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) sebesar 92,14% di harga Rp 112 per saham. Lalu, saham PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) juga turun hingga 90,44% di harga Rp 86 per saham.

Saham lainnya yang anjlok adalah PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) sebesar 90% menjadi Rp 50 per saham, diikuti PT Menteng Heritage Realty Tbk (HRME) yang turun hingga 89,53% di Rp 90 per saham. Berikutnya ada saham PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) yang anjlok 87% di harga Rp 52 per saham.

Sebagai catatan, data-data soal pergerakan saham sepanjang semester I-2020 ini tak memasukkan saham-saham yang baru IPO pada Semester I-2020.

Di lini indeks saham unggulan LQ45,  sepanjang semester satu 2020 mayoritas mengalami koreksi 25,46% di level 756,20. Hanya ada dua saham yang berada di zona hijau, yaitu PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dengan kenaikan 26,71% di Rp 1.020 per saham dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) naik 1% di Rp 1.510 per saham.

(Baca: Volatilitas Tinggi selama Pandemi, IHSG Anjlok 22% selama Semester I)

Sementara itu, sisa saham di indeks unggulan tersebut mengalami koreksi. Paling besar adalah saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang turun 61,64% di level Rp 1.615 per saham. Berikutnya PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang harganya turun 52,19% di Rp 710 per saham.

Daftar Top Gainers Semester I-2020
NoEmitenHargaPerubahan
1PYFARp610208.08%
2SAPXRp1,850122.89%
3DAYARp600100.00%
4BULLRp30890.12%
5STTPRp8,00077.78%
6FMIIRp80070.21%
7PNSERp51555.12%
8TURIRp1,37052.22%
9RELIRp31250.00%
10SUPRRp4,85047.87%
Daftar Top Losers Semester I-2020
NoEmitenHargaPerubahan
1JASTRp112-92.14%
2ENVYRp86-90.44%
3MINARp50-90.00%
4HRMERp90-89.53%
5REALRp52-87.00%
6PICORp228-86.59%
7MTPSRp138-84.49%
8TAMURp64-83.59%
9TOPSRp50-81.48%
10PADIRp50-81.20%
*Tidak Termasuk IPO di Semester I-2020
Sumber: RTI Infokom

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait