Hendra Gunawan Bakal Gantikan Kevin Lam jadi Dirut Bank UOB Indonesia

Hendra bergabung dengan UOB Group pada 2011.
Image title
Oleh Ekarina
3 Oktober 2020, 14:44
UOB group, Bank UOB, Bisnis, CEO, RUPSLB.
United Overseas Bank / Youtube
Bank UOB Indonesia menunjuk pimpinan baru, yakni Hendra Ginawan sebagai Direktur Utama Perseroan.

PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) mengumumkan pimpinan baru guna menjalankan strategi bisnis perusahaan. Wakil Direktur UOB, Hendra Gunawan, ditunjuk sebagai Direktur Utama perusahaan, menggantikan pendahulunya, Kevin Lam.

Dengan jabatan barunya, Hendra Gunawan akan melanjutkan rencana strategis perusahaan. Sedangkan Kevin Lam meletakkan jabatan sebagai Direktur Utama dan menempati posisi seniornya di UOB Group sebagai Head of TMRW Digital Group.

Jabatan baru ini akan dia laporkan kepada Group CEO UOB di Singapura. "Pergantian jabatan akan segera disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Oktober 2020," bunyi keterangan manajemen perseroan dikutip, Sabtu (3/10). 

Adapun pergantian dan penetapan kedua jabatan tersebut akan berlaku efektif setelah rapat pada tanggal tersebut. 

Advertisement

Hendra bergabung dengan UOB Group pada 2011 dengan pengalamannya di industri perbankan selama 25 tahun. Ia pernah menjabat sebagai Deputy Country CEO, UOB Malaysia, sebelum bergabung dengan UOB Indonesia pada 2019 sebagai Wakil Direktur Utama. 

Sebagai Wakil Direktur, ia bertugas mengawasi fungsi bisnis retail dan distribusi kantor cabang. Hendra memiliki keahlian dan pengalaman perbankan yang panjang di berbagai lembaga keuangan lokal dan internasional di Asia.

Sedangkan Kevin menduduki jabatan Direktur Utama UOB Indonesia sejak 2016 dan telah mengembangkan bisnis strategis serta membentuk tim manajemen yang andal.

 

Kevin bergabung dengan UOB Group pada 2005 dan telah mengemban sejumlah peran fungsional dan senior di beberapa negara, termasuk sebagai Deputy Country CEO di UOB Malaysia.

Pengalaman Kevin di bidang perbankan dan teknologi dimulai dari berbagai perusahaan yang berbasis di Singapura, Hong Kong, dan Amerika Serikat.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait