Kualitas Udara Kota Badung Tidak Sehat, Terburuk di Indonesia Pagi Ini

Image title
24 Maret 2025, 10:52
kualitas udara, Badung, Bali
ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/foc.
Polisi mengatur lalu lintas di kawasan Canggu, Badung, Bali, Kamis (6/2/2025).

Ringkasan

  • KLH menemukan pelanggaran lingkungan di Sukabumi yang dilakukan oleh perusahaan tambang dan peternakan. Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq menyatakan akan menindak perusahaan yang lalai.
  • Tiga perusahaan yang melanggar yaitu CV Java Pro Tam, CV Duta Limas, dan PT Japfa Comfeed. Pelanggaran berupa lahan bekas tambang tanpa reklamasi, penambangan tanpa izin, dan pengelolaan limbah yang tidak sesuai ketentuan.
  • KLH akan meminta Dirjen Mineral dan Batu Bara untuk memerintahkan reklamasi lahan bekas tambang CV Java Pro Tam. CV Duta Limas juga melanggar kaidah pertambangan seperti tidak adanya kolam endap lumpur dan pemantauan kualitas lingkungan.
! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kota Badung, Bali, menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada Senin (24/3) pagi. Berdasarkan data yang dihimpun situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 09.30 WIB, Badung menempati peringkat pertama dengan indeks AQI poin sebesar 105 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif.

Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur menempati peringkat kedua dengan indeks AQI poin sebesar 100 atau masuk pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif

Berikut ini lima kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia, pada Kamis (20/3):  

  1. Badung, Bali dengan AQI poin 105 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif
  2. Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur dengan AQI poin 100 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif
  3. Tangerang Selatan, Banten dengan AQI poin 91 atau berada pada kategori sedang
  4. Surabaya, Jawa Timur dengan AQI poin sebesar 79 atau berada pada kategori sedang
  5. Depok, Jawa Barat dengan AQI poin sebesar 70 atau berada pada kategori sedang

Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah menjadi kota dengan kualitas udara terbaik di Indonesia pada hari ini, dengan indeks AQI poin sebesar 44 atau berada dalam kategori baik.

Kota dengan kualitas udara terbaik di dunia ditempati oleh Auckland di Selandia Baru dengan AQI poin sebesar 12. Adapun kota dengan kualitas udara terburuk di dunia ditempati oleh Dakar di Senegal dengan AQI poin 238 atau masuk kategori sangat tidak sehat.

Indeks AQI menunjukkan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5  sebesar 0-50, yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika.   

Kategori sedang dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100, yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika .  

Kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-150, yakni kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif  dan bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.  

Kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200, yaitu kualitas udara di wilayah tersebut tidak sehat bagi manusia untuk beraktivitas di luar.  

Kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.  

Kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500 atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Djati Waluyo

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...