Pagi Ini, Bekasi dan Depok Jadi Kota Dengan Kualitas Udara Terburuk di RI
Dua kota di Jawa Barat menjadi wilayah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada Senin (26/5) pagi. Adapun dua kota tersebut adalah Bekasi dan Depok, berdasarkan data yang dihimpun situs pemantau kualitas udara IQAir dua kota tersebut berada pada level merah atau tidak sehat.
Berdasarkan data yang dihimpun IQAir pada pukul 09.28 WIB, Bekasi menmpati peringiat pertama dengan indeks AQI poin sebesar 153 sedangkan Depok berada di prtingkat kedua dengan indeks AQI poin sebesar 152 atau keduanya masuk pada kategori tidak sehat.
Berikut lima kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia Senin (26/5) :
1. Bekasi, Jawa Barat dengan AQI poin 153 atau berada pada kategori tidak sehat.
2. Depok, Jawa Baratr dengan AQI poin 152 atau berada pada kategori tidak sehat.
3. Ciputat, Tangerang Selatan, Banten dengan AQI poin 109 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif.
4. Semarang, Jawa Tengah dengan AQI poin 95 atau berada pada kategori sedang.
5. Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten dengan AQI poin 91 atau berada pada kategori sedang.
Sementara, kualitas udara terburuk di dunia ditempati oleh Delhi, India dengan AQI poin sebesar 163 atau masuk ke dalam kategori tidak sehat.
Kota dengan kualitas udara terbaik di Indonesia ditempati oleh Palangkaraya, Kalimantan Tengah dengan indeks AQI poin sebesar 32 atau berada pada kategori baik. Sementara di tingkat global, kualitas udara terbersih ditempati oleh Bogota, Kolombia dengan indeks AQI poin sebesar 13 atau masuk dalam kategori baik.
Indeks AQI menunjukkan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5 sebesar 0-50, yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika.
Kategori sedang dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100, yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika.
Kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-150, yakni kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif dan bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.
Kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200, yaitu kualitas udara di wilayah tersebut tidak sehat bagi manusia untuk beraktivitas di luar.
Kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500 atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.
