Wamen LH Dorong Partisipasi Industri Capai Target 50% Sampah Terkelola Tahun Ini

Ajeng Dwita Ayuningtyas
25 Agustus 2025, 10:52
sampah, pengelolaan sampah
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.
Pekerja mengumpulkan botol plastik bekas untuk didaur ulang di Bali PET Recycle, Denpasar, Bali, Jumat (22/8/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono kembali mendorong keterlibatan industri untuk capai target ambisius pengelolaan sampah dan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) nasional.

Diaz menuturkan, saat ini baru 39% sampah terkelola atau sekitar 56 juta ton sampah, dari target nasional 50% untuk tahun 2025.

Diaz menyatakan akan mendukung seluruh inovasi anak bangsa untuk atasi masalah sampah, mulai dari bioplastik hingga waste to energy. Regulasi akan mengikuti inovasi yang ada, sehingga tidak menghambat solusi yang ditawarkan industri.

Recycle oke, bioplastik oke, waste to energy oke. Pemerintah tidak bisa mendukung salah satu saja. Kita harus mendorong semua sektor selama bisa terbukti dengan scientific based,” jelas Diaz, dalam pernyataannya di The 2nd Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025 di Jakarta, Jumat (22/8).

Penyelesaian sampah yang berhubungan dengan upaya menekan emisi gas rumah kaca (GRK) ini membutuhkan kolaborasi lintas pihak. “Semoga Bapak Ibu bisa terus berinovasi dan memberi solusi terbaik untuk Indonesia,” tutur Diaz dihadapan para pelaku industri. 

Diselenggarakan pada 20-22 Agustus, AIGIS 2025 ditutup dengan penandatanganan Pernyataan Komitmen Bersama Akselerasi Industri Bioplastik antara pemerintah dan pelaku industri. 

Diinisiasi Asosiasi Material Berkelanjutan Indonesia, Greenhope, dan Global Growth Institute, komitmen ini bermaksud mempercepat pencapaian target pengelolaan sampah, serta penerapan ekonomi sirkular dan ekonomi hijau di Indonesia. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...